Breaking News:

Gubernur Jambi Minta Masyarakat Tak Buat Acara yang Memicu Kerumunan Saat Malam Tahun Baru

Gubernur Jambi meminta kepada bupati dan walikota di Provinsi Jambi untuk tidak lengah dalam penanggulangan Covid-19.

Penulis: Monang Widyoko | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Monang
Gubernur Jambi, Al Haris meminta daerah yang capaian vaksinasi Covid-19. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Gubernur Jambi meminta kepada bupati dan walikota di Provinsi Jambi untuk tidak lengah dalam penanggulangan Covid-19.

Gubernur Jambi, Al Haris meminta daerah yang capaian vaksinasi Covid-19 versi KCPEN yang rendah, untuk diminta segera memenuhi target 70 persen dengan segera.

"Saya mengajak bupati walikota tidak boleh lengah dalam penanggulangan Covid-19. Terutama daerah yang vaksinasinya belum mencapai 70 persen versi KCPEN kita minta betul untuk memenuhi target itu," ungkapnya Senin (28/12/2021).

Kemudian Al Haris meminta saat libur Natal dan tahun baru ini agar digunakan untuk melakukan vaksinasi anak umur 6-11 tahun.

Dirinya beranggapan momen libur ini pas digunakan untuk kegiatan vaksinasi anak. Agar juga anak-anak tidak fokus untuk bermain di rumah.

"Lalu anak-anak vaksinasi anak 6-11 tahun, memang saat ini libur sekolah. Tapi saya menginginkan saat libur inilah kita lakukan vaksinasi. Agar anak-anak tidak asyik main saja. Ini kita minta agar sekolah memanfaatkan waktu ini untuk melaksanakan vaksinasi," katanya.

Baca juga: Sambut Tahun Baru, Pemkab Muarojambi akan Lakukan Operasi Pengamanan di Tempat Wisata

Selanjutnya Gubernur Jambi itu juga mengingatkan daerah-daerah untuk meningkatkan vaksinasi Covid-19 untuk lansia. Menurutnya masih banyak lansia yang belum tervaksinasi. 

"Lansia kita juga masih banyak yang belum tervaksinasi. Kalau tiga elemen masyarakat ini sudah divaksin, yakin ini herd immunity Jambi akan kuat dan tercapai," ujarnya.

Sementara itu untuk mencegah terjadi lonjakan kasus di Provinsi Jambi saat pergantian tahun 2021 ke 2022 nanti, Al Haris mengimbau masyarakat tak melaksanakan kegiatan yang dapat memicu kerumunan.

"Agar tak terjadi lonjakan kasus, kami minta masyarakat tak lakukan acara apapun saat malam tahun baru nanti. Sederhana saja, kecuali mereka komunitas yang terdiri dari 10 orang atau belasan orang masih boleh dan tetap prokes," paparnya.

Baca juga: Pemkab Tebo Siap Hadapi Moment Tahun Baru, Ini Kata Wabup Tebo

"Sepanjang tidak berkerumun seperti ada 50 orang di ruang kecil, itu jangan sampai. Dan kami pastikan Pemprov tak melakukan acara saat malam tahun baru," tambahnya.

Dirinya pun meminta kepada petugas yang berada di lapangan, seperti TNI, Polri, Satpol PP, dan petugas terkait lainnya agar membubarkan acara jika ditemukan masih ada masyarakat yang tetap melaksanakan acara besar.(Tribunjambi.com/Widyoko)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved