Berita Tebo
Angka Perceraian di Kabupaten Tebo Meningkat dari Tahun 2020, Ada Faktor Ekonomi Jadi Penyebab
Berita Tebo-Angka perceraian di Kabupaten Tebo meningkat dari tahun 2021 meningkat pada tahun sebelumnya.
Penulis: Sopianto | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA TEBO- Angka perceraian di Kabupaten Tebo tahun 2021 meningkat dari tahun sebelumnya.
Tercatat dari Januari hingga Desember oleh Pengadilan Agama Tebo, angka perceraian di Kabupaten Tebo sebanyak 463 dinyatakan sudah resmi bercerai pada tahun 2020.
Sedangkan pada tahun 2021 sebanyak 541 yang sudah resmi bercerai.
Nur Amri Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Negeri Tebo mengatakan di Kabupaten Tebo sendiri perkara yang diterima Januari hingga Desember 2021 sebanyak 541.
Dikatakan Nur Amri, sedang untuk permohonan sebanyak 165 total keseluruhan 705 orang termasuk permohonan.
"541 itu perceraian yang diterima Pengadilan Agama Tebo dan sudah dinyatakan resmi bercerai, sedang 165 itu permohonan untuk bercerai," terang Nur Amri, Senin (27/12/2021)
Sementara itu Nur Amri menjelaskan penyebab tingginya angka perceraian di Kabupaten Tebo disebabkan persoalan ekonomi, tidak harmonis dalam rumah tangga seperti perselisihan, ada juga KDRT.
"Lebih banyak disebabkan perselisihan dalam rumah tangga," ujarnya.
Kemudian ia juga mengatakan perceraian di Kabupaten Tebo bervariasi usianya. Mulai dari anak mudah hingga diusia 30 tahun ke atas.
"Tercatat oleh Pengadilan Agama Tebo Lebih banyak yang bercerai pada tahun tahun 2021 di usia 30 tahun ke atas" pungkasnya.
Tribunjambi.com/Sopianto
Baca juga: Cerita Zulkarnaen Warga Jakarta Telantar di Tebo Saat Perjalanan ke Medan, Diturunkan di SPBU
Baca juga: Sepanjang 2021 Pengadilan Agama Muarojambi Catat Ratusan Perkara Perceraian, Ini Penyebabnya