Manchester United
Diberi Dana Rp1,4 Triliun, Siapa Saja jadi Target Rafl Rangnick untuk Perkuat Man United?
Ralf Rangnick, pelatih sementara Manchester United diberi anggaran 75,6 juta poundsterling untuk belanja pemain di bursa transfer musim dingin
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUNJAMBI.COM - Pelatih sementara Manchester United, Ralf Rangnick dilaporkan diberi anggaran 75,6 juta poundsterling atau setara sekitar Rp1,4 triliun untuk belanja di bursa transfer musim dingin yang dibuka pada Januari 2022 mendatang.
Media Spanyol Marca melaporkan, jumlah itu bisa bertambah jika pelatih kawakan itu berhasil melakukan penjualan pemain pada pembukaan jendala pasar.
Manchester United menunjuk Ralf Rangnick pada 2 Desember 2021 lalu, setelah performa buruk di bawah mantan bos Ole Gunnar Solskjaer.
Pria asal Norwegia itu menghabiskan banyak uang di musim panas untuk membawa Raphael Varane, Jadon Sancho, dan Cristiano Ronaldo ke Old Trafford.
Namun, meskipun membentuk tim yang mahal selama beberapa tahun terakhir, Solskjaer tidak dapat memenangkan trofi apa pun bersama Manchester United.
Tidak hanya berdampak buruk pada klub, itu juga membuat mereka memiliki skuad yang mahal tapi tidak efisien di Old Trafford.
Kini, manajemen Setan Merah (julukan Man United) dilaporkan telah menyiapkan anggaran £75,6 juta untuk Rangnick untuk jendela transfer musim dingin.
Anggaran itu bahkan disebut akan cair dengan syarat bahwa beberapa pemain dijual terlebih dahulu.
Alasannya, klub Manchester United saat ini memiliki skuad top-berat yang perlu dipangkas paling awal.
Baca juga: Jadwal Liga Inggris 26-28 Desember 2021, Ada Liverpool vs Leeds hingga Newcastle vs Man United
Baca juga: Sudah Pensiun, Valentino Rossi Tetap akan Ikut Beberapa Balapan Lagi
Orang-orang seperti Edinson Cavani dan Jesse Lingard adalah pemain bagus tetapi tidak mendapatkan banyak waktu bermain karena kedalaman skuad di Manchester United.
Oleh karena itu, akan bijaksana bagi klub untuk memindahkan para pemain ini dari klub karena akan sangat menurunkan tagihan upah mereka.
Selain itu, ada pemain lain seperti Anthony Martial yang tidak lagi cukup bagus untuk klub.
Mengingat usia pria Prancis yang masih muda, Setan Merah seharusnya bisa menjualnya dengan harga yang pantas pada Januari ini.
Manchester United juga disebut perlu memperkuat lini tengah mereka, karena mereka sering kali kehilangan bola di lini tengah yang mengakibatkan gagalnya serangan atau--bahkan lebih buruk lagi--kebobolan akibat keroposnya lini tengah.
Pengeluaran besar di sepertiga akhir dan lini belakang telah membentengi Manchester United di sebagian besar area lapangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/ralf-rangnick-sudah-mulai-menangani-manchester-united.jpg)