Jumat, 17 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Virus Corona

Jokowi Minta Masyarakat Jangan Panik Omicron Masuk Indonesia, Waspada Penting

Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat tetap waspada dengan adanya varian Omicron

Editor: Rahimin
ist
Presiden Joko Widodo. Jokowi Minta Masyarakat Jangan Panik Omicron Masuk Indonesia, Waspada Penting 

TRIBUNJAMBI.COM - Varian baru Virus Corona yakni varian Omicron sudah masuk ke Indonesia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau masyarakat tetap waspada.

Jokowi minta masyarakat selalu waspada menghadapi Covid-19, apalagi varian Omicron telah masuk ke Indonesia.

Saat ini, satu kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia.

"Ini memang tak terelakan karena salah satu karakter varian ini adalah penularannya sangat cepat," kata Jokowidikutip Tribunnews.com dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (17/12/2021).

Pada kesempata itu, Jokowi mengajak masyarakat mencegah penularan Covid-19 varian Omicron.

"Sekarang, yang harus kita lakukan adalah bersama-sama sekuat tenaga agar varian Omicron tidak meluas di tanah air, jangan sampai terjadi penularan lokal," katanya.

"Kita harus berupaya menjaga situasi di Indonesia agar tetap baik. Kita pertahankan jumlah kasus aktif tetap rendah, tingkat penularan kita awasi agar tetap di bawah satu, jangan sampai itu melonjak lagi," sambungya.

Jokowi juga meminta warga Indonesia agar tidak panik. “Waspada penting, tapi jangan perkembangan ini membuat kita panik," katanya.

Dikatakannya, varian Omicron belum menunjukkan karakter yang membahayakan nyawa pasien, terutama pasien-pasien yang sudah mendapatkan vaksin.

Dikatakan Jokowi, bagi masyarakat yang belum vaksin Covid-19 agar segera mendatangi fasilitas-fasilitas kesehatan untuk vaksinasi.

Selain itu, penerapan protokol perlu ditingkatkan.

“Meski situasi di dalam negeri sudah mendekati normal, saudara-saudara semuanya jangan kendur menerapkan protokol kesehatan, tetap memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan,” ujar presiden.

Presiden juga minta pemerintah daerah meningkatkan testing dan tracing dari kontak erat pasien.

Saat ini, masyarakat diimbau untuk tidak bepergian ke luar negeri terlebih dahulu.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved