FK Senica
FK Senica Masih Berutang Pada Egy Maulana, Messi Indonesia Berusaha Dipertahankan
Satu di antara elemen utang FK Senica adalah penunggakan gaji pemain, termasuk gaji Egy yang belum dibayar penuh
Penulis: Suang Sitanggang | Editor: Suang Sitanggang
Namun jika masalah finansial tidak kunjung selesai, kemudian para pemain senior memilih hengkang, bukan tidak mungkin FK Senica akan memainkan tim junior.
"Jika tidak, maka setidaknya kami akan berusaha menyelesaikan kompetisi dengan cara yang bermartabat," ungkapnya.
Striker FK Senica Elvis Sukisha sudah memilih hengkang karena gaji yang belum dibayar.
Baca juga: Liverpool Berburu Striker, Mo Salah Bakal Hengkang?
Bukankah Senici terancam kehilangan semakin banyak pemain jika masalah gaji tidak diselesaikan secepatnya?
"Kami tidak bisa mengesampingkan fakta itu. Inilah kehidupan sepakbola. Jika kami tidak setuju dengan para pemain dan mereka tidak mempercayai strategi kami, maka kami harus menyelesaikan musim dengan para junior," tutur Snegon.
Dia bilang memainkan tim junior adalah pilihan terakhir.
"Saya tidak akan bisa mengatakan bagaimana semuanya akan berubah sampai Februari," tuturnya.
FK Senica merupakan klub yang sudah dua kali menjadi runner up Liga Slovakia.
Setahun yang lalu klub ini juga mengalami krisis finansial, dan akhirnya diambil alih Oldrich Duda, melunasi semuanya.
Namun setahun berselang, kembali lagi krisis keuangan terjadi di klub, yang membuat Duda memilih meninggalkan klub.
Saat ini saham FK Senica dipegang oleh kumpulan pengusaha lokal di sana, yang berusaha mempertahankan eksistensi klub.
Peter Snegon mengatakan, mereka sebagai pemilik klub baru saat ini, sedang berusaha untuk memperbaiki semuanya, setelah Duda melepas semua sahamnya.
Saat ini hanya ada dua pilihan bagi manajemen FK Senica, yakni pertama menyatakan bangkrut, kedua mengumpulkan sebanyak mungkin pengusaha lokal mencoba melunasi utang paling lambat Maret nanti.
Baca juga: Jelang Laga Chelsea vs Everton Malam Ini, 3 Pemain The Blues Dinyatakan Positif Covid-19
Pemegang saham minoritas, bekerja sama dengan sponsor saat ini, memutuskan menemukan cukup perusahaan dan mitra lokal untuk bersama-sama melunasi utang dalam waktu tiga bulan.
"Kami akan mencoba membantu klub. Ini adalah pekerjaan yang kami lakukan setiap hari," kata Snegon.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/fk-senica-bangkrut.jpg)