SEJARAH Stadion San Siro, Kenapa Bisa Jadi Markasnya AC Milan dan Inter, Milik Klub Mana Sebenarnya?
SEJARAH Stadion San Siro, Kenapa Bisa Jadi Markasnya AC Milan dan Inter, Milik Klub Mana Sebenarnya?
Penulis: Andreas Eko Prasetyo | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM - Bagi penggemar sepak bola Italia, khususnya tim AC Milan dan Inter Milan, pastinya sangat familiar dengan nama San Siro.
Ya, San Siro merupakan stadion yang dipakai AC Milan dan Inter Milan dalam memainkan laga kandang mereka.
Lalu, siapa pemilik stadion San Siro sebenarnya, AC Milan atau Inter Milan?
Pasalnya dalam sepak bola, setiap klub memiliki markas masing-masing untuk melaksanakan laga kandang.
Sistem permainan laga kandang saat ini sudah diadopsi semua liga di dunia, maupun Liga Italia.
Bisa memainkan sampai 38 sampai 40 lebih matchday, diharuskan setiap klub memainkan laga kandang dan tandang.
Lalu bagaimana Inter dan Milan bisa memakai markas yang sama.
Mengutip dari Wikipedia dan website resmi klub, Stadion San Siro juga dikenal dengan nama Stadion Giuseppe Meazza.
Stadion itu menjadi kandang dua klub top Liga Italia Serie A, AC Milan dan Inter Milan.
Stadion Giuseppe Meazza alias San Siro merupakan rumah bagi dua klub asal kota Milan yakni Inter Milan dan AC Milan.
Stadion yang kini berkapasitas 85.700 tempat duduk itu lebih dikenal dengan nama San Siro ketika AC Milan berlaga.
Sementara itu, nama Giuseppe Meazza akan mengiringi partai kandang yang dimainkan oleh Inter Milan.
Lantas bagaimana sejarah penamaan stadion sepak bola terbesar di Italia tersebut?
Sejarah nama San Siro dan Giuseppe Meazza Mengutip laman resmi San Siro Stadium, stadion dengan bangunan tangga berbentuk spiral yang ikonik itu dibangun oleh mantan presiden AC Milan, Piero Pirelli, pada 1925.
Pada awalnya, stadion tersebut diberi nama Nuovo Stadio Calcistico San Siro.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/stadion-san-siro.jpg)