INGAT Striker Gacor Barcelona, Samuel Eto'o? Kini Jadi Presiden PSSI-nya Kamerun
Samuel Eto'o, siapa yang tidak menganalnya. Pemain sepak bola Timnas Kamerun yang bersinar di beberapa klub elite Eropa, termasuk Barcelona
Penulis: Andreas Eko Prasetyo | Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUNJAMBI.COM - Samuel Eto'o, siapa yang tidak menganalnya. Pemain sepak bola Timnas Kamerun yang bersinar di beberapa klub elite Eropa, termasuk Barcelona.
Samuel Eto'o, seperti yang dikutip Tribunjambi.com dari Wikipedia, pernah bermain untuk klub, Inter Milan, Chelsea hingga Barcelona.
Lalu apa kabar Samuel Eto'o saat ini usai pensiun sebagai pemain sepak bola?
Mantan pemain sepak bola Kamerun yang bermain sebagai penyerang itu kini sudah menjadi pejabat di negaranya sendiri.
Eto'o kini terpilih menjadi Presiden Federasi Sepak Bola Kamerun atau Ketua PSSI-nya Kamerun.
Mantan striker Kamerun, yang mengangkat Liga Champions bersama Barcelona dan Inter Milan, memenangkan pemilihan dengan 43 suara dari anggota majelis umum FECAFOOT.
“Kami harus membawa pesepakbola ke pusat kebijakan kami,” katanya setelah itu.
"Adalah peran kami untuk memastikan bahwa mereka yang memainkan disiplin ini mendapatkan penghidupan yang layak darinya." ujar Eto'o usai terpilih menjadi Presiden PSSI-nya Kamerun.
Baca juga: FLASHBACK! Indonesia Hampir Masuk Piala Dunia 1986, Hermansyah Kiper Andalan
Baca juga: Barcelona Kini Mulai Meragukan Andre ter Stegen, Sosok Ini Dikaitkan Jadi Pengganti Potensialnya
Eto'o pun bersaing dengan mantan presiden Seidou Mbombo Njoya, yang juga wakil presiden Konfederasi Sepak Bola Afrika yang mendapat 31 suara.
Eto'o (40) akan mengambil alih sebuah organisasi yang telah lama dinodai oleh pertikaian, salah urus dan tuduhan korupsi ditubuh organisasi itu.
Badan sepak bola dunia FIFA telah melakukan intervensi beberapa kali untuk mengakhiri pertengkaran di antara para pejabat FECAFOOT.
Eto'o awalnya didiskualifikasi dari pencalonan karena dia juga warga negara Spanyol, tetapi keputusan bahwa tidak seorang pun dengan kewarganegaraan ganda dapat mencalonkan diri ditentang dan kemudian dicabut.
Dia menerima dukungan luas dari banyak mantan rekan setimnya dalam kampanye profil tinggi di mana dia berjanji untuk membersihkan permainan di Kamerun dari korupsi.
Kamerun akan menjadi tuan rumah Piala Afrika dari 9 Januari hingga 6 Februari.
Hak untuk menjadi tuan rumah turnamen itu dicabut pada 2019 karena penundaan persiapan dan masalah keamanan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/13122021-samuel.jpg)