Renungan Kristen
Renungan Harian Kristeb - Metamorfosis Kehidupan Orang Percaya
Bacaan ayat: Kolose 3:12 (TB) Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan,
Metamorfosis Kehidupan Orang Percaya
Bacaan ayat: Kolose 3:12 (TB) Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran.
Oleh Pdt Feri Nugroho
Ada perubahan yang drastis dari seekor ulat menjadi kupu-kupu. Banyak orang mengatakan ulat itu menjijikkan.
Kerjaannya hanya makan dan makan. Bentuk tubuhnya hanya berupa tabung panjang dengan gerakan berjalan yang menggelikan.
Para petani akan menyatakan perang jika melihatnya dan berupaya untuk membinasakannya.
Ketika ulat mulai menjalin benang sutranya, semua berubah. Sebuah kepompong terbentuk.
Semua berlalu dalam diam. Hanya sesekali terlihat gerakan. Cukup tersembunyi tempatnya agar predator tidak menemukannya. Dalam diam semua berubah.
Dalam keheningan metamorfosis terjadi. Perubahan bentuk terjadi, perlahan namun pasti. Tiba saatnya kulit kepompong mulai terkoyak.
Muncul bentuk lain yang sama sekali berbeda dengan beberapa waktu yang lalu. Seekor kupu-kupu siap terbang menjelajah.
Setiap mata memandangnya dengan kagum. Tidak lagi dengan rasa jijik dan bermusuhan, namun dengan mata membelalak dan pandangan yang seolah tidak mau berpindah. Mulutpun bergumam, 'Indah sekali!'.
Baca juga: Renungan Harian Kristen - Mendapatkan Kesempatan Kedua Untuk Hidup Kekal
Sudah selayaknya, menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat akan mengubah kehidupan seseorang secara personal.
Diselamatkan berarti berpindah posisi dari tidak selamat menjadi selamat. Dari kebinasaan menuju pada kehidupan.
Dari kematian menuju kehidupan kekal. Sudah seharusnya segala perilaku hidup yang terlihat menampakkan pola yang berbeda.
Menjadi manusia baru, demikian kesimpulan Paulus dalam suratnya yang ditujukan kepada jemaat Kolose. Terjadi perubahan yang signifikan.
Manusia lama telah ditinggalkan bersama dengan 'kepompong' Kristus di kayu salib.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/18112020_feri-nugroho.jpg)