Jumat, 1 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Virus Corona

Waspada, Varian Baru Omicron Bisa Menyerang ke Penyintas Covid-19

Varian baru Virus Corona Omicron disebut bisa menular ke penyintas Covid-19. Masyarakat diminta tetap hati-hati dengan varian baru ini

Tayang:
Editor: Rahimin
SHUTTERSTOCK/RUKSUTAKARN studio
Ilustrasi virus corona - Waspada, Varian Baru Omicron Bisa Menyerang ke Penyintas Covid-19 

TRIBUNJAMBI.COM - Varian baru Virus Corona Omicron disebut sudah muncul di beberapa negara.

Omicron disebut juga bisa bisa menular ke penyintas Covid-19.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta masyarakat tetap tenang dan berhati-hati terhadap potensi penularan varian B.1.1.529 atau Omicron.

Masyarakat diminta waspada, walau ada bukti awal penelitian yang menyatakan kemungkinan Omicron dapat menular kepada penyintas Covid-19.

"Masyarakat jangan panik tetapi tetap tenang dan hati-hati," kata dilansir dari siaran pers di laman resmi covid19.go.id, Rabu (1/12/2021).

"Sampai saat ini Technical Advisory Group on Virus Evolution (TAG - VE) dari WHO menyatakan terkait efek transmisibilitas dan keparahan gejala yang ditimbulkannya, masih belum pasti dan perlu diperdalam dengan studi lanjutan," sambungnya.

Dikatakan Wiku Adisasmito, berdasarkan bukti awal, para peneliti mensinyalir varian ini dapat menimbulkan reinfeksi pada penyintas Covid-19.

Namun, masyarakat diminta menunggu hasil studi lanjutannya.

Dari sisi pemerintah sendiri, kata Wiku Adisasmito,  telah melakukan penyesuaian aturan dalam menyikapi transmisi varian baru ini.

Seperti, pemerintah melakukan penundaan sementara kedatangan Warga Negara Asing (WNA) dari beberapa negara.

Hal itu berdasarkan Surat Edaran Satgas Nomor 23 tahun 2021.

"Pemerintah akan terus memantau penyesuaian daftar negara yang tercantum jika diperlukan," katanya.

"Untuk penerapan penyesuaian aktivitas kegiatan masyarakat menjelang masa Nataru, termasuk penerapan PPKM level 3 akan tetap diberlakukan dari 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022 sesuai Inmendagri Nomor 62 tahun 2021 dan Surat Edaran Nomor 24 tahun 2021," sambungnya.

Sebelumnya, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Ditjen P2P Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, Omicron dapat mengelabui sistem imunitas manusia.

Omicron juga dapat menurunkan efikasi vaksin Covid-19.

"Varian ini tidak meningkatkan keparahan, tetapi orang yang pernah terinfeksi Covid-19 akan lebih mudah meyebabkan terinfeksi dengan varian Omicron. Omicron dapat mengelabui sistim imunitas dan menurukan efikasi vaksin," ujar Nadia dalam keterangan tertulisnya kepada Kompas.com.

Dikatakan Nadia, Omicron menggabungkan beberapa mutasi dair varian varian of concern (VoC) virus Corona sebelumnya.

Angka mutasinya di atas 30 sehingga lebih cepat menular dibandingkan virus corona varian Delta.

"Semua identifikasi ini masih dalam kajian lebih lanjut," ujarnya.

Nadia menjelaskan mengapa masyarakat Indonesia perlu sangat berhati-hati dengan varian Omicron.

Sebab, varian Delta saja sudah membuat kondisi pandemi di Indonesia memburuk pada Juli 2021.

Sehingga, varian Omicron yang lebih infeksius menurutnya berpotensi memberi dampak yang lebih besar.

"Omicron memiliki sifat berapa VoC lainnya sehingga kita harus waspada dan berhati-hati, mengingat varian Delta saja sudah sangat infeksius dan meyebakan lonjakan kasus dengan cepat," ujarnya.

"Dengan kondisi itu kita harus tetap waspada untuk mencegah kemungkinan potensi lonjakan kasus ketiga dengan adanya bahaya varian baru maupun peningkatan mobilitas masyarakat," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Baca juga: Waspada Varian Omicron Varia Baru Covid-19, Kemungkinan Penularannya Lebih Cepat

Baca juga: Kenali Covid-19 Varian Omicron Ini, Gejalanya Tidak Seperti Biasanya

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved