Breaking News:

Penembakan Laskar FPI

Inilah Alasan Ipda Yusmin Menembak Empat Laskar FPI di Dalam Mobil, Mengancam Nyawa

4 orang laskar FPI (Front Pembela Islam) tewas ditembak dalam mobil di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek

Editor: Rahimin
KOMPAS/KOLASE TRIBUN JAMBI
Sejumlah penyidik Bareskrim Polri sedang memperagakan beberapa adegan pada rekonstruksi kasus penembakan enam anggota laskar FPI, Senin (14/12/2020) dini hari. Inilah Alasan Ipda Yusmin Menembak Empat Laskar FPI di Dalam Mobil, Mengancam Nyawa 

TRIBUNJAMBI.COM - Ipda Yusmin Ohorella satu tersangka penembakan empat anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) menjadi saksi dalam persidangan kasus tersebut 

Ipda Yusmin Ohorella menjadi dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (30/11/2021).

Saat memberi kesaksian, Ipda Yusmin Ohorella menjelaskan alasan polisi menembak empat anggota laskar FPI saat berada dalam mobil tersebut.

Menurut Ipda Yusmin Ohorella, 4 laskar FPI saat itu melawan dengan berupaya merebut senjata api dari polisi dan menganiaya Briptu Fikri Ramadhan.

"Senjata Briptu Fikri dirampas dan dia dianiaya," katanya.  

Ketika kejadian tersebut, Ipda Yusmin Ohorella memegang kemudi mobil.

Ipda Yusmin Ohorella  bilang, kondisi mobil dalam keadaan terang karena lampu mobil menyala.

Ipda Yusmin Ohorella melihat upaya perampasan senjata api dan penganiayaan terhadap Briptu Fikri dari kaca spion depan. "Terang. Cahaya lampu," ujarnya.

Dikatakan Ipda Yusmin Ohorella,  satu dari empat orang anggota itu sudah sempat berhasil merebut senjata dari Briptu Fikri Ramadhan.

Namun, senjata berhasil kembali dikuasai Briptu Fikri Ramadhan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved