Dongeng Gerhana Bulan - Suku Inca Percaya Bulan Dimakan Jaguar Sehingga Berwarna Merah
Banyak budaya kuno dari negara lain mengenal dongeng tentang bulan yang dicuri atau dimakan oleh jaguar.
Penulis: Suci Rahayu PK | Editor: Muuhammad Ferry Fadly
Penduduk di sana percaya hilangnya bulan ketika terjadi gerhana, merupakan ulah yang dilakukan oleh tujuh hantu.
Orang-orang di Mesopotamia juga menganggap gerhana bulan adalah serangan yang dilakukan terhadap raja.
Oleh karena itu, ketika mendekati gerhana bulan, penduduk akan segera melakukan pergantian raja.
Raja pengganti tersebut hanya diperlakukan sebagai raja selama gerhana bulan berlangsung.
Sedangkan raja yang asli akan menyamar sebagai rakyat biasa.
Setelah gerhana bulan selesai, maka raja asli akan kembali memerintah dan menduduki tahtanya.
3. Bulan yang Sakit
Kisah dongeng tentang gerhana bulan dari Suku Hupa, California Utara berbeda dengan yang lainnya.
Penduduk Suku Hupa beranggapan bulan memiliki banyak hewan peliharaan.
Sebagian besar hewan peliharaan tersebut adalah Singa Gunung dan Ular.
Nah, ketika bulan tidak memiliki cukup makanan untuk diberikan kepada hewan peliharaannya, terjadilah hal buruk.
Gerhana yang berwarna merah dianggap sebagai serangan yang dilakukan hewan peliharaan terhadap bulan.
Setelah bulan diserang oleh hewan-hewan hingga berdarah, istri bulan akan hadir untuk mengobatinya.
Sehingga bulan dapat bersinar lagi dengan terang.
Kisah ini juga mirip dengan dongeng dan mitos yang berkembang di Suku Luiseno, California Selatan.
Di sana, gerhana bulan dianggap sebagai kondisi ketika bulan sedang sakit.
Sehingga penduduk Suku Luiseno akan bernyanyi dan berdoa supaya bulan segera sembuh.
Ternyata menarik, ya, kisah dongeng tentang gerhana bulan dari daerah-daerah tersebut.
Kamu lebih suka yang mana?