Gairah Positif Ekosistem GoTo Bangkit Bersama GoJek
Gairah Positif Ekosistem GoTo Bangkit Bersama GoJek memberikan dampak positif terutama buat mitra driver Gojek.
TRIBUNJAMBI.COM -Pandemi Covid-19 yang telah menurun jumlah kasusnya berdampak positif pada ekosistem Gojek.
Sebagai moda transportasi online terbesar di Indonesia, Gojek kini bangkit dengan ekosistem GoTo yang lebih kokoh.
Ekosistem GoTo, yang terdiri dari Gojek, Tokopedia dan GoTo Financial memotivasi masyarakat Indonesia bersama-sama bangkit dari pandemi COVID-19.
Dampak ekosistem GoTo yang cukup siginifikan dirasakan driver dengan adanya peningkatan orderan dari konsumen.
Chief Food Officer Gojek Group Catherine Hindra Sutjahyo secara virtual menjelaskan adanya ekosistem Go To dampaknya meningkatkan peluang driver memperoleh order yang lebih banyak lagi, dan otomatis meningkatkan pendapatan driver.
Dalam hal ini driver mendapatkan keuntungan serta kemudahan yang ditawarkan kepada konsumen, di mana belanja semakin lebih mudah.
Hendri seorang driver Gojek kepada Tribunjambi.com mengamini adanya peningkatan yang signifikant dari pendapatannya sejak adanya ekosistem GoTo.
Iklim positif dirasakannya pada jumlah orderan dan kepuasan penumpang selanjutnya berdampak pada peningkatan orderan.
" Sekarang rata-rata sehari dapat 20 orderan dan 18 di antaranya biasanya Go Send sedangkan sisanya Go Ride," kata driver unggulan Go Jek ini.
Di Jambi pelanggan kian bersemangat dengan adanya Go Send yang tarifnya terjangkau.
Dampak pandemi membuat mobilitas terbatas namun adanya ekosistem GoTo berdampak pada peningkatan orderan.
" Kebanyakan pelanggan lama yang pesan," ujarnya,
Tak dipungkiri ekosistem GoTo juga semakin dengan Gojek juga rutin memanjakan pelanggannya dengan aneka promo menarik.
" Sering nih ada promo misalnya Go Food diskon hingga 50 persen," ujarnya.
Promo Gojek itu tentu membuat pelanggan bakal meningkatkan orderan.
" Kalau sudah pakai aplikasi Gojek tentu tak akan diuninstall sehingga bakal digunakan terus sebab promonya banyak," ujarnya.
Edi seorang driver Gojek yang kebanjiran orderan makanan juga tak menampik dampak ekosistem GoTo dalam kondisi seperti saat ini.
“ Ya lumayan hasilnya ada peningkatan.” Ujar Edi.
Harapannya perekonomian mulai bangkit sehingga berdampak positif pada jasa transportasi online yang telah menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat di era modern.
Iklim Sudah Positif
Pandemi Covid-19 telah menunjukan penurunan kasus, aktifitas masyarakat mulai beranjak naik.
Di saat seperti ini kebutuhan akan layanan dalam ekosistem GoTo dibutuhkan.
“ Jadi dengan hanya satu aplikasi dalam ekosistem GoTo kita mendapatkan banyak layanan sekaligus. Tidak hanya makanan namun juga antar kirim barang melalui GoSend,” kata Hari seorang konsumen Gojek.
Soal tarif masih terjangkau bahkan sering ada promo dan penawaran yang sayang dilewatkan.
“ Jadi ketika ada penawaran masuk spontan langsung order. Aji mumpung aja selagi ada kesempatan,” ungkap Heri.
Titin seorang konsumen Gojek menyebut jika ada kejutan saat pandemi seperti ini.
“ Kemarin tiba-tiba dapat saldo gratis, alhamdulilah bisa membantu untuk makan malam,” ujar wanita yang tinggal di indekos.
Kondisi ekonomi yang dalam masa pemulihan pasca PPKM membuat konsumen ingin segala sesuatu yang praktis dan hemat.
" Di Gojek ada itu semua mulai dari promo hingga pelayanan," kata Titin.
Aktifitas Work Form Home (WFH) yang dijalani cukup terbantu dengan adanya layanan dari Gojek terutama ekosistem GoTo.
“ Kita ingin semua bangkit. Perekonomian terutama UMKM juga bangkit sehingga semua bisa lebih baik seperti sedia kala. Sebagai masyarakat tugas kita juga membantu dengan membeli produk mereka melalui layanan yang disediakan GoJek,” pungkasnya.