Breaking News:

Dosen Unja Bina Masyarakat Betara Tanjabbar, Manfaatkan Pelepah Pinang Jadi Piring

Dosen dari Jurusan Teknologi Pertanian atau Unja membina masyarakat Desa Teluk Kulbi, Betara, Tanjabbar manfaatkan pelepah pinang jadi piring.

Penulis: Fitri Amalia | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
istimewa
Dosen dari Jurusan Teknologi Pertanian atau Unja membina masyarakat Desa Teluk Kulbi, Betara, Tanjabbar manfaatkan pelepah pinang jadi piring. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dosen dari Jurusan Teknologi Pertanian Universitas Jambi atau Unja yakni Yernisa, Addion Nizori, Emanauli, Surhaini, dan Fitry Tafzi membantu masyarakat mengembangkan usaha piring ramah lingkungan dari pelepah pinang.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini membuat masyarakat di Desa Teluk Kulbi, Kecamatan Betara Kabupaten Tanjabbar mengolah pelepah pinang yang awalnya tidak terpakai, menjadi piring satu kali pakai yang ramah lingkungan.

Selama ini petani mengumpulkan pelepah pinang hanya untuk dibakar atau dibiarkan begitu saja menjadi kompos di kebun. Padahal pelepah pinang dapat diubah menjadi menjadi produk yang bernilai tambah, salah satunya diolah menjadi piring pelepah pinang.

Yernisa mengatakan kandungan seluosa, hemiiselulosa dan lignin pada pelepah memberikan karakteristik pelepah yang kokoh sehingga memungkinkan untuk dicetak menjadi piring khususnya berupa piring sekali pakai (disposable plate).

Piring pelepah pinang terbuat dari bahan alam sehingga bersifat mudah terurai secara alami (biodegradable) dan ramah lingkungan dibandingkan dengan piring sekali pakai yang berbahan Styrofoam atau plastik.

"Karena itu tim pelaksana memperkenalkan teknologi produksi pembuatan piring pelepah pinang yang dikembangkan dari hasil penelitian dosen Teknologi Pertanian dari skema penelitian yang disediakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Jambi. Teknologi proses produksi telah mendapatkan sertifikat paten sederhana dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI. Alat cetak piring juga telah dikembangkan menjadi beberapa desain," jelas Yernisa (13/11/2021).

Sasaran kegiatan ini yakni BUMDes Jadi Mulya dan Kelompok Masyarakat Peduli Gambut (KMPG) Rumpun Mas.

KMPG Rumpun Mas telah menjadi mitra dengan Rumah Jambe-e yang merupakan start-up binaan Inkubator Bisnis dan Teknologi (IBT) LPPM Universitas Jambi. Kemitraan yang dilakukan adalah berupa penyediaan bahan baku oleh KMPG Rumpun bagi Rumah Jambe-e.

"Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bentuk perluasan ruang lingkup kemitraan LPPM UNJA dengan KMPG Rumpun Mas tidak hanya sebagai pemasok bahan baku saja tetapi juga dalam proses produksi sampai pemasaran produk piring pelepah pinang yang diproduksi oleh KMPG Rumpun Mas. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, KMPG Rumpun Mas dan BUMDes Jadi Mulya menerima hibah alat produksi piring pelepah pinang dari LPPM UNJA pada bulan Juli 2021," jelas Addion Nizori.

Dia mengatakan kelompok sasaran tersebut mendapatkan pelatihan dan pendampingan dalam penggunaan alat produksi, proses produksi hingga pemasaran dimana kegiatan ini masih berlangsung pada bulan November 2021 ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved