Seniman di Merangin Kampenyekan Harimau Sumatera yang Terancam
Puluhan seniman di Kabupaten Merangin mengisi libuir akhir pekan dengan menggelar demo lukis di depan Taman Bujang Upik.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Berbagai cara dilakukan masyarakat dalam mengisi hari libur atau di akhir pekan, mulai berwisata, camping hingga silatuhrahmi dengan kerabat dan keluarga.
Namun berbeda dengan puluhan seniman di Kabupaten Merangin yang mengisi libur akhir pekan dengan menggelar demo lukis.
Seniman lintas generasi dari Kabupaten Merangin itu menggambarkan kelestarian alam dengan cara melukis.
Demo melukis itu dilakukan di depan kantor Bupati Merangin tepatnya depan Taman Bujang Upik.
Hal menariknya adalah mereka melukis harimau Sumatera yang saat ini terancam punah. Habitatnya juga tergerus akibat aktifitas PETI yang terus menggila.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Balai Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) bekerjasama dengan Dewan Kesenian Merangin (DKM), dengan tujuan mengkampanyekan habitat Harimau Sumatera yang saat terancam punah.
"Dan salah satu bentuk kepedulian para perupa lintas generasi dengan melakukan demo melukis di sini (Taman Bujang Upik)," kata Subhan, Panitia pelaksana dari Balai TNKS, Minggu (7/11/ 2021).
Baca juga: Malnutrisi Kronis Sebabkan Harimau Sumatera yang Terlibat Konflik dengan Manusia di Jambi Mati
Bukan hanya melukis, sebelumnya balai TNKS bersama Bapeda dan DKM Merangin melakukan penyuluhan Penyadartahuan Tentang Hutan dan Perlindungan Hutan. Peserta penyuluhan seluruhnya adalah seniman rupa yang mengikuti demo melukis.
Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Merangin, Sukoso mengatakan siap mensupport kegiatan yang diselenggarakan di Taman Bujang Upik Merangin.
"Semoga kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat Merangin, dan masyarakat sadar betapa beruntungnya kita masih memiliki spesies Harimau Sumatera yang masih ada di Merangin. Ini menandakan bahwa ekosistem hutan masih terjaga dengan baik. Semoga tidak ada lagi konflik antara manusia dengan harimau," kata dia saat membuka langsung aksi melukis bersama tersebut.
Ketua harian DKM Merangin, Alhendra Daulay mengaku senang atas terselenggaranya aksi melukis bersama ini. Dikatakannya, aksi ini digelar selama dua hari kedelapan.
Baca juga: Kepala Desa Benarkan Kemunculan Harimau di Kecamatan Sadu Tanjabtim
Rencananya, lanjut dia, hasil lukisan bersama ini akan dipamerkan pada Desember di Merangin.
"Ini membuktikan kalau seniman itu dibutuhkan. Seperti sekarang ini, kita (seniman) dibutuhkan untuk mengkampanyekan Harimau Sumatera melalui melukis bersama dengan objek Harimau Sumatera dan peduli atas kelestarian alam," kata dia. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/seniman-merangin-melukis.jpg)