Soeharto tak Gentar Meski Dihadang Meriam saat Kunjungan ke Bosnia
Artikel ini tentang kunjungan Soeharto ke Bosnia yang menghadapi berbagai ancaman
TRIBUNJAMBI.COM - Ada sebuah peristiwa mencekam Soeharto ketika jalani Jumpa Pers di Bosnia
Kisah ini diungkap pengawal Soeharto, yang juga Komandan Grup A Pasukan Pengaman Presiden Sjafrie Sjamsoeddin.
Dia menceritakan pengalamannya saat Soeharto mengunjungi Bosnia.
Kisah itu diungkap dalam buku "Pak Harto The Untold Stories".
Dikutip dari buku tersebut, begitu tiba di Bosnia, Soeharto langsung disambut hangat oleh Presiden Bosnia saat itu, Alija Izetbegovic.
Keduanya pemimpin negara itu terlibat pembicaraan akrab selama satu jam.
Bersama Menteri Luar Negeri saat itu, Ali Alatas, Soeharto melakukan sesi jumpa pers.
Sementara sosok Sjafrie bersama petinggi militer lainnya, Mayor Unggul, hanya mendampingi di ruang tunggu.
Mendadak Sjafrie melaporkan sesuatu ke Soeharto.
Laporan itu terkait ditemukannya sebuah proyektil meriam.
"Pak, saat Bapak mengadakan pertemuan dengan Presiden Bosnia tadi, ada proyektil meriam jatuh tiga kilometer dari sini," kata Sjafrie melaporkan.
Mendapati laporan itu Soeharto tampak tenang.
Sjafrie melanjutkan laporannya.
"Pak, waktu kita hanya tiga jam," ucap Sjafrie.
Soeharto menjawab laporan Sjafrie tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/soeharto-000.jpg)