Breaking News:

Berita Bungo

Kasus Dana Desa Pauh Agung, Tiga Warga Kembali Dipanggil Kejari Bungo

Berita Bungo-Kasus dugaan penyimpangan atau penyelewengan Dana Desa Dusun Agung Kecamatan limbur Lubuk mengkuang Kabupaten Bungo

Penulis: Muzakkir | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/muzakkir
Warga Dusun Pauh Agung Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang Bungo mendatangi Kejari Bungo untuk menanyakan laporan dugaan korupsi dana desa... 

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO -- Kasus dugaan penyimpangan atau penyelewengan Dana Desa Dusun Agung Kecamatan limbur Lubuk mengkuang Kabupaten Bungo terus bergulir.

Setelah sebelumnya pihak Kejaksaan mendatangi Dusun tersebut, kini beberapa orang warga dusun itu dipanggil ke Kejari Bungo.

Informasi yang dihimpun, ada tiga warga yang dipanggil pada hari ini, Kamis (28/10). Namun yang datang hanya dua orang, satu orang tanpa keterangan pasti.

Pemanggilan tiga orang tersebut merupakan klarifikasi terhadap apa yang menjadi laporan dari Yuzarman dan beberapa orang warga Pauh Agung pada waktu lalu.

Tiga orang tersebut adalah Kholfi, Resi dan Silvia. Mereka dipanggil dalam kapasitas yang berbeda.

Kholfi, satu dari tiga orang yang dipanggil tersebut yang berhasil dikonfirmasi Tribunjambi.com menyebut jika dirinya memang dipanggil oleh Kejari Bungo. Dia dipanggil untuk dimintai keterangan soal dana yang dikabarkan mengalir kepadanya.

"Kemarin ada kwitansi atas nama saya. Tapi saya tidak pernah menerima uang itu. Nama saya dibawa-bawa dalam kasus ini," kata Kholfi.

Dikatakan Kholfi, dalam kwitansi yang beredar tertera jika dirinya menerima uang dari acara pagelaran seni didesa. Nominalnya Rp 11 juta. Namun pada kenyataannya, dirinya tidak pernah menerima uang tersebut.

"Saya cuman ditanya soal itu saja. Sebab nama saya ada didalam itu," kata Kholfi

"Tadi yang dipanggil tiga orang. Satu orang tidak datang. Silvia, tidak tau apa alasan mengapa dia tidak datang," lanjutnya.

Terpisah, Kajari Bungo melalui Kasi Intelijen Kejari Bungo M Ihsan dikonfirmasi membenarkan jika mereka telah memanggil tiga orang lagi, namun yang datang hanya dua orang.

"Satu orang tanpa keterangan. Gak tau apa alasannya," kata Ihsan.

Ihsan menyebut jika pemanggilan ini masih dalam kapasitas klarifikasi. Karena kasusnya masih dalam lidik.

"Masih lidik. Belum ada peningkatan kasus," katanya. (*)

Baca juga: Warga Pauh Agung Bungo Minta Perangkat Dusun Segera Diproses Soal Dugaan Korupsi Dana Desa

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved