Breaking News:

Ini Jawaban Cak Imin Ketika Ditanya Cawapres di Pilpres 2024

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sudah menyatakan niat untuk ikut bertarung dalam perhelatan Pilpres 2024 mendatang.

netralnews.com
Ketum PKB Muhaimin Iskandar 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sudah menyatakan niat untuk maju bertarung dalam Pilpres 2024 mendatang.

Namun, hingga kini cawapres yang akan dipilih oleh pria yang karib disapa Gus Muhaimin itu masih menjadi teka-teki. 

Menanggapi hal itu, Cak Imin mengaku tak ingin terburu-buru memutuskan siapa yang akan mendampingi dirinya dalam kontestasi pesta demokrasi lima tahunan tersebut. 

Wakil ketua DPR itu menjelaskan, sosok cawapres akan diumumkan apabila koalisi partai sudah terbentuk. Hal ini mengingat PKB tidak bisa mengusung calon sendiri akibat adanya syarat presidential threshold (PT) 20%.

"Sebelum sampai 20 persen, kita belum bisa pastikan siapa pendamping. Kita harus yakinkan dulu untuk memenuhi syarat presidential threshold 20 persen," ujar Cak Imin dalam keterangan tertulis, Kamis (28/10/2021).

Baca juga: Cak Imin Digadangkan Capres 2024, PKB Muarojambi Sebut Kader NU Siap Menangkan

Ia pun meminta seluruh kader PKB untuk menjalin komunikasi dengan parpol-parpol lain agar koalisi partai menyongsong Pilpres 2024 segera terbentuk.

"Kedua, kita harus minta restu rakyat langsung apakah rakyat punya dorongan yang kuat, elektabilitas, kita harus memperhatikan itu," katanya.

Menurut Cak Imin, masih ada cukup waktu yang bisa dimanfaatkan setiap kader PKB sebaik mungkin dalam menghadapi Pemilu 2024. 

"Jadi kepada teman-teman yang semangat 45, bukan hanya semangat yang penting bisa enggak meyakinkan rakyat? Kalau semua yang semangat itu bergerak dan meyakinkan rakyat, oke. Kalau parpol-parpol ada koalisi yang baik karena PKB butuh dua lagi parpol yang bisa mengusung capres," katanya. 

Baca juga: Reaksi Gerindra Soal Rencana PKB Duetkan Prabowo dengan Cak Imin di Pilpres 2024

Ia menyebut, pada prinsipnya seluruh kader PKB harus siap untuk menata Indonesia ke depan menjadi lebih baik lagi.

"Ini semangat dari keluarga besar, semangat dari para kader. Semangat dari militansi para pengurus, ini wajar sebagai cita-cita yang menangkap silent hope, harapan yang diam dan tumbuh di masyarakat," katanya.

Berita ini telah tayang di Kompas.tv

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved