Sabtu, 2 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Bungo

Viral Video Duel Siswa SMPN di Pelepat, Kapolres Minta Keluarga tidak Terpancing

Siswa SMPN di Pelepat Bungo berkelahi di kebun sawit. Perkelahian ini mendapat kecaman dan perhatian khusus bagi berbagai kalangan di Bungo.

Tayang:
Penulis: Muzakkir | Editor: Rahimin
tribunjambi/Muzakkir
Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro mengiyakan jika ada kejadian perkelahian antarpelajar di kabupaten Bungo. 

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO - Video viral siswa SMPN di Pelepat Kabupaten Bungo yang berkelahi di kebun sawit menjadi perhatian khusus bagi berbagai kalangan di Kabupaten Bungo.

Sebuah video perkelahian pelajar yang berdurasi 1 menit 9 detik menggemparkan jagat Maya Bungo. Dua orang pelajar terlibat aksi baku hantam.

Dalam video yang beredar, dua orang siswa SMP terlibat perkelahian. Perkelahian itu dilakukan disebuah kebun sawit.

Perkelahian tersebut  disaksikan oleh teman-temannya. Mirisnya, teman-temannya tersebut tidak melakukan peleraian. Bahkan mereka menyemangati supaya perkelahian tersebut terus berlangsung.

Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro ketika dikonfirmasi membenarkan jika ada kejadian yang memilukan tersebut di kabupaten Bungo.

Katanya, kejadian ini sudah terjadi beberapa waktu lalu. Korban sudah dirawat secara intensif disebuah RS di Sumatera Barat.

"Korban sudah mendapatkan perawatan. Keluarga korban juga sudah membuat laporan resmi ke Polres Bungo," kata Guntur, Jumat (22/10).

Dikatakan Guntur, pihaknya akan menindaklanjuti laporan ini dengan serius. akan memanggil saksi dan pelaku.

Namun, pihaknya tetap mengedepankan proses hukum yang sesuai dengan Undang-undang perlindungan anak.

"Karena pelaku merupakan anak-anak, maka diversi menjadi kewajiban kewajiban kita," kata Guntur lagi.

Usai viralnya video tersebut, Guntur mengaku telah mendatangi keluarga korban dan juga pelaku.

Tak hanya itu, belasan anak-anak yang ikut menyaksikan kejadian tersebut juga dipanggil.

Di sana, ia meminta agar keluarga korban tidak terpancing dan jangan sampai kejadian serupa terulang lagi.

Kapolres berjanji akan memproses laporan ini sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

"Namanya anak-anak, kita sebutnya ini kenakalan remaja, bukan kejahan. Mereka tidak menyadari jika ini berakibat fatal," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved