Kamis, 23 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Dua Harimau Sumatera Dikabarkan Berkeliaran di Tabir Barat, Ini Kata Kepala BKSDA Jambi

Dua ekor Harimau Sumatera dikabarkan berkeliaran di sekitar Desa Tanjung Putus, Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
DARWIN SIJABAT/TRIBUNJAMBI
Satu ekor Harimau berhasil diamankan di Desa Guguk, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, Sabtu (16/10/2021). 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Dua ekor Harimau Sumatera dikabarkan berkeliaran di sekitar Desa Tanjung Putus, Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin.

Kabar tersebut beredar melalui postingan akun sosial media Facebook Diki Aldi Sultani, Kamis (21/10/2021).

Dalam postingan itu berbunyi pemberitahuan yakni "Diberitahukan kepada masyarakat Desa Tanjung Putus dan sekitarnya diharapkan berhati-hati karena barusan warga melihat 2 ekor harimau lewat dekat madrasah atau TK.
Saya harap cepat ambil tindakan dari tim BKSDA dan tim lainnya, Agar gak jatuh korban, baik masyarakat maupun Harimaunya. Desa Tanjung Putus, Kecamatan Tabir Barat, Merangin".

Saat dikonfirmasi terkait postingan itu, pemilik akun mengakui jika salah satu warga di desanya melihat keberadaan dua ekor harimau.

"Benar bang, tadi malam warga melihat (harimau) bang," ujarnya, Jumat (22/10/2021).

Sementara untuk posisi warga melihat Harimau itu dikatakan Diki berada di sekitaran Madrasah yang ada di desanya.

"Satu pergi arah ke lapangan bola, satunya lagi arah ke tepian mandi masyarakat," ungkapnya. 

Sedangkan ukuran harimau tersebut diperkirakan berukuran sedang.

Terkait hal itu, Kepala Satuan Kerja Wilayah I (SKW I) Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi, Udin Ikhwanudin telah mengomukinasikan dengan pemerintah kecamatan. 

Kepada Sekretaris Kecamatan, Udin meminta agar kepala desa membuat surat permohonan penanganan ke KSDA Merangin. 

"Kita sudah koordinasi dengan Sekretaris Kecamatan Tabir Barat agar Kepala Desa Tanjung Putus untuk membuat surat bantuan permohonan penanganan gangguan Harimau Sumatera (HS) yang terjadi di desa tersebut kpd KSDA Merangin," katanya.

Dalam permohonan itu Udin juga meminta melampirkan sejumlah foto atau bukti lain yang menunjukkan adanya keberadaan harimau dilokasi tersebut.

Baca juga: Heboh Harimau Masuk Kampung di Tengah Ilir Tebo, Sukandar Imbau Tak Pergi Sendiri

Baca juga: Korban Tenggelam Saat Cari Harimau di Merangin Ditemukan Meninggal Dunia di Muko-Muko

"Lampirkan poto jejak dan bukti lainya. Untuk dasar saya turunkan tim ke TKP," katanya.

Sementara itu Kepala BKSDA Jambi, Rahmad Saleh Simbolon mengungkapkan bahwa hal yang seperti kejadian itu banyak.

Meski demikian, dia tetap meminta agar masyarakat dapat melaporkannya ke pemerintah desa dan disampaikan kepada BKSDA.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved