Breaking News:

Realisasi Anggaran Covid-19 di Sarolangun Baru 30.75 Persen, Ini Rinciannya

Realisasi anggaran Covid-19 di Kabupaten Sarolangun baru mencapai telah mencapai 30,75 persen.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Rifani
Emalia Sari Kepala BPKAD Sarolangun 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Realisasi anggaran Covid-19 di Kabupaten Sarolangun baru mencapai telah mencapai 30,75 persen.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah BPKAD Sarolangun Emalia Sari mengatakan, dengan jumlah anggaran yang mencapai Rp 44,9 miliar tersebut, perhari Rabu kemarin 20 September 2021 baru terserap Rp 13,8 miliar.

"Kegiatan pandemi Covid-19 dengan anggaran Rp 44,9 miliar yang berasal dari recofusing ada beberapa item," kata Emilia Sari, Kamis (21/10/2021).

Dia menjelaskan item peruntukan anggaran Covid-19 tersebut, yakni penanganan Covid-19, dukungan vaksinasi Covid-19, dukungan pada kelurahan, insentif nakes dalam penanganan pendemi dan belanja kesehatan.

"Insentif nakes ada dua jenis. Insentif nakes untuk penanganan pandemi dan insentif nakes vaksinator," katanya.

Dia menyebutkan, peruntukan anggaran untuk beberapa kelurahan di Kabupaten Sarolangun mencapai Rp 1,8 miliar. Masing-masing kelurahan anggaran Covid-19 mencapai Rp 200 juta.

Lanjutnya, fokus peruntukan anggaran Covid-19 di sembilan kelurahan di kabupaten Sarolangun terdiri dari berbagai macam aspek. Kegiatan Vaksinasi Covid-19 di tingkat kelurahan, untuk semua operasional kegiatan Vaksinasi yang ada di kelurahan masing-masing.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Muarojambi Capai 57,6 Persen, 153 Ribu Orang Sudah Divaksin Tahap Pertama

Baca juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 914, Provinsi Jambi Bertambah 11 Kasus Baru

(Tribunjambi /Rifanihalim)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved