Breaking News:

Harga Sawit Naik, Petani di Tanjab Timur Menjerit Harga Pupuk Melambung Tinggi

Harga TBS di pabrik melonjak naik, harga pupuk pun ikut meroket. Para petani di Tanjab Timur berharap Pemerintah punya solusi.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Abdullah Usman
Para petani sawit di Tanjab Timur mengeluh harga pupuk yang mahal. 

Laporan wartawan tribunjambi.com, Abdullah Usman 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Harga TBS di pabrik melonjak naik, harga pupuk pun ikut meroket. Para petani di Tanjab Timur berharap Pemerintah punya solusi dan mengatur terkait hal tersebut. 

Meski saat ini senyum petani semakin lebar oleh naiknya harga TBS di pabrik, namun ada hal lain yang menjadi keluhan petani, yakni harga pupuk yang ikut naik.

"Biasanya kita beli pupuk itu Rp 200-300, sekarang sejak harga sawit meroket, harga pupuk pun melonjak hingga Rp 500 lebih per karung," ujar Dadun Warga. 

Dengan kondisi tersebut para petani pun bertanya kepada Pemerintah, mengapa ketika terjadi kenaikan harga sawit harga pupuk juga selalu meningkat. 

"Itu yang kita pertanyakan ke pemerintah, apakah memang sudah alurnya atau ada hal lain. Kalo bisa harga pupuk tetap saja normal," harapnya. 

Selain persoalan, pupuk para petani saat ini juga mengeluhkan kualitas buah yang terbilang sedikit atau trek. Setiap kali ada kenaikan harga selalu produksi buah selalu sedikit, namun hal itu masih normal dan wajar.

Baca juga: Dua Warga Merangin Terpaksa Digiring ke Kantor Polisi Lantaran Mencuri Sawit

Baca juga: Pengacara Budi Azwar Ajukan Eksepsi, Terkait Kasus Pencurian TBS Sawit

"Selagi masih ada pupuk dan terjangkau, persoalan buah trek masih bisa diatasi. Kuncinya pupuk masih terjangkau, " pungkasnya. (usn) 

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved