Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen - Pilihlah Untuk Rajin, Bukan Malas
Bacaan ayat; Amsal 13:4 (TB) Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan
Pilihlah Untuk Rajin, Bukan Malas
Bacaan ayat; Amsal 13:4 (TB) Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan.
Oleh Pdt Feri Nugroho
Malas adalah tidak mau bekerja atau tidak mau mengerjakan sesuatu.
Pengertian ini membawa kita untuk memahami bahwa malas itu sebuah pilihan.
Sebenarnya ia bisa mengerjakan sesuatu atau dapat mengerjakan sesuatu namun ia memilih untuk tidak mengerjakannya.
Menjengkelkan bukan? Pasti! Siapapun jika berhadapan dengan orang malas pasti akan jengkel.
Seribu satu macam alasan ia buat hanya untuk menjadi argumentasi baginya untuk tidak mengerjakan sesuatu.
Perusahaan pasti akan berupaya untuk tidak memiliki pegawai yang malas.
Bisa jadi dibuat berbagai program unggulan untuk memotivasinya agar menjadi rajin atau memecatnya dengan tidak hormat jika dipandang tidak lagi produktif.
Malas pada dasarnya kebiasaan yang diciptakan dari pembiasaan.
Terbiasa memilih untuk tidak melakukan sesuatu, lambat laun menjadi melekat dalam diri, menjadi karakter yang semakin kuat membentuk kepribadian.
Bisa jadi ia berfikir bahwa menikmati kehidupan itu berarti tidak perlu melakukan apa-apa.
Bekerja dinilai sebagai musuh kehidupan. Bekerja dipahami sebagai beban.
Maka wajar jika ia ingin membebaskan diri dengan cara memilih tidak berbuat apa-apa.
Benarkah demikian?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/15012019_pekerjaan.jpg)