Breaking News:

Berita Tanjabtim

Ratusan Pohon Duku Warga Talang Babat Tanjabtim Mati Diduga Terserang Virus

Ratusan pohon duku warga Talang Babat mengering dan mati, diduga serangan virus menjadi penyebab.

Tribunjambi/Abdullah Usman
Ratusan Pohon Duku Warga Talang Babat Tanjabtim Mati Diduga Terserang Virus 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Ratusan pohon duku warga Talang Babat mengering dan mati, diduga serangan virus menjadi penyebab.

Lebih kurang terdapat 136 pokok pohon Duku warga di Kelurahan Talang Babat Kecamatan Sabak Barat, mengering dan mati.

Pemilik kebun menilai matinya pohon duku mereka dikarenakan terserang virus.

Dikatakan Parni (70) satu dari pemilik kebun duku di Talang Babat menuturkan, kondisi seperti ini sudah berlangsung lebih kurang sejak 1,5 tahun yang lalu.

"Awalnya dulu hanya beberapa pohon saja yang seperti pohon tua, kering dan berguguran daun. Namun lambat laun kondisi tersebut semakin menjadi dan menular ke pohon lainnya," jelasnya, Minggu (10/10/2021).

Lanjutnya, ciri awal pohon tersebut terserang virus ditandai dengan munculnya bercak kuning pada bagian daun, dan dau mulia berguguran. Serta perubahan pada tangkai pohon yang mengering seperti pohon tua dalam waktu yang singkat.

Lanjutnya, terkait jenis virus apa yang menyerang tanamannya tersebut dirinya tidak mengetahui pasti. Dinas terkait yang turun ke lokasi hingga saat ini juga belum mendapatkan solusi untuk penanganan.

"Melihat kondisi tanaman yang semakin mengkhawatirkan, dirinya terpaksa menebang pohon duku tersebut dan menggantinya dengan tanaman lain seperti kopi," pungkasnya.

Baca juga: Puluhan Pohon Duku di Taman Geopark Merangin Mati, Dinas Pariwisata Minta Pengembang Tanam Ulang

Baca juga: Puluhan Pohon Duku dan Durian di Taman Geopark Merangin Mati, Warga Minta Pemerintah Tanggung Jawab

Baca juga: Ratusan Pohon Duku di Kumpeh Ulu Mati Mendadak, Awalnya Sehat lalu Mengering

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved