Breaking News:

11 Ekor Kambing Warga Tanjab Timur Jadi Korban Serangan Harimau

Teror serangan Harimau masih menghantui warga perbatasan dengan kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang (TNBS) di Rantau Rasau Desa.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
Capture Video Pekerja Sawit
Ilustrasi- Harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) terekam kamera ponsel karyawan perusahaan. 

Laporan wartawan tribunjambi.com, Abdullah Usman 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Teror serangan Harimau masih menghantui warga perbatasan dengan kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang (TNBS) di Rantau Rasau Desa.

Berdasar keterangan warga, tercatat sudah 11 ekor kambing warga menjadi korban. 

Hal tersebut dibenarkan Camat Berbakti M Yani, ketika dikonfirmasi tribunjambi.com.

Ia menuturkan, terkait keberadaan Harimau mendekati permukiman warga tersebut memang sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir dan menjadi keluhan warga. 

"Kita kemarin juga sudah mengecek ke lokasi, bersama Babinsa setempat, dan pihak BKSDA. Kita menemukan beberapa jejak Harimau di lokasi, " ujarnya, Jumat (8/10).

"Harini pihak BKSDA kembali melakukan penghalauan bersama TNBS, dengan menggunakan alat bedil, " tambahnya. 

Lanjutnya, untuk ternak warga yang diserang sendiri, memang merupakan ternak warga Desa Rantau Rasau, yang ternaknya memang tidak di kandang. Melainkan diumbar hanya di beri pembatas jaring. 

"Sudah 11 ekor Kambing yang diserang kabarnya, " jelas Yani.

"Jadi Harimau itu bukan masuk kampung, hanya saja terpancing oleh ternak warga yang diumbar tadi, " tambah TNI.

Baca juga: Teror Harimau Masih Berlanjut, Belasan Kambing Warga Tanjab Timur Jadi Korban

Baca juga: Warga Tebo Was-was 5 Harimau Muncul di Kampung dan Memangsa Ternak, BKSDA Jambi Turun ke Lokasi

Untuk jarak kawasan ternak dan pemukiman warga sendiri cukup jauh. Lebih kurang 15 M sehingga setelah memangsa ternak Harimau tadi langsung kembali ke kawasan hutan. 

Perbatasan Desa dengan kawasan TNBS sendiri memang cukup semak belukar. Sehingga menjadi lokasi nyaman untuk Harimau bersembunyi.

Sementara itu, Sartono perwakilan BKSDA menuturkan, sejak kemarin pihaknya bersama pihak terkait dan TNBS berada di lokasi meninjau langsung lokasi dan melakukan penghalauan. 

"Harini kita coba mengusir Harimau tersebut untuk kembali ke kawasan hutan, dengan menggunakan bedil (bunyi bunyian)," pungkasnya. (usn) 

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved