Breaking News:

Berita Kota Jambi

Pemkot Jambi Eksekusi 109 Rumah Guru yang Dialih Fungsikan

Ratusan perumahan guru di Kota Jambi dieksekusi oleh tim gabungan dari Pemkot Jambi yang tersebar di dua titik, Kamis (7/10/2021) pagi.

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Aryo Tondang
Tim gabungan Satpol PP, Dishub, DLH Kota Jambi serta Pemerintah Kota Jambi melakukan eksekusi ratusan perumahan guru yang tersebar di dua titik, Kamis (7/10/2021) pagi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tim gabungan Satpol PP, Dishub, DLH Kota Jambi serta Pemerintah Kota Jambi melakukan eksekusi ratusan perumahan guru yang tersebar di dua titik, Kamis (7/10/2021) pagi.

Sebanyak 109 unit perumahan guru, yang tersebar di dua titik, yakni 45 unit rumah di kawasan Jalan SK RD Syahbudin, Mayang Mangurai, Alam Barajo, dan 60 unit rumah di kawasan Patimura, Alam Barjo di tempel stiker peringatan pengosongan rumah.

Dalam stiker tersebut, dituliskan rumah dan tanah milik aset/BMD Pemerintah Kota Jambi, tidak untuk dialihfungsikan dan menempati tanpa izin tertulis dari pejabat berwenang.

Tidak hanya itu, petugas juga membongkar habis renovasi bangunan yang dibuat oleh penunggu rumah.

Asisten Dua Pemerintah Kota Jambi, Ridwan menjelaskan pembongkaran tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat di Pemkot Kota Jambi dan temuan dari BPK.

"Artinya, ada temuan bahwa rumah sudah tidak layak huni, dan adanya alih fungsi," kata Ridwan, Kamis (7/10/2021).

Katanya, banyak rumah yang sudah tidak dihuni oleh guru aktif, dan dipindah tangankan ke pihak lain.

"Ada yang sudah pensiun, kemudian rumahnya ditempati keluarga atau bukan orang yang bersangkutan," bilang Ridwan.

Ridwan mencatat, terdapat 24 titik perumahan di Kota Jambi yang akan ditertibkan, dan hari ini baru dilakukan di dua titik.

Para tenaga pengajar yang baru dan muda, akan memiliki hak untuk tinggal di perumahan tersebut.

Sebelum eksekusi ini, kata Ridwan pihaknya sudah melakukan sosialisasi sekira 2 bulan yang lalu, kemudian akan kembali melakukan eksekusi pengosongan tiga puluh hari ke depan.

"Kita akan evaluasi ini setiap dua bulan kedepan," tutup Ridwan.

Baca juga: Nyentrik Ala Anak Punk Berbatik, Noviarman Kadis Sosial Tampil di Ajang Fashion Street Pemkot Jambi

Baca juga: Pemkot Jambi Kerjasama dengan Penulis dan Pembatik, Berhasil Bukukan Batik Lokal

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved