Breaking News:

Berita Sarolangun

Intensitas Hujan di Sarolangun Cenderung Meningkat, Warga Diingatkan Waspada Banjir dan Longsor

Berita Sarolangun-Kepala Badan Penanggulangan Bencana Alam Sarolangun, Trianto mengatakan, diminta keapada masyarakat untuk tetap waspada.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Nani Rachmaini
RIFANI HALIM/TRIBUNJAMBI.COM
Pancaroba Sarolangun akibatkan bencana alam abrasi dan longsor 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Berdasarkan informasi BMKG dan hasil rapat beberapa waktu lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sarolangun mengatakan, saat ini Kabupaten Sarolangun memasuki musim hujan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Alam Sarolangun, Trianto mengatakan, diminta keapada masyarakat untuk tetap waspada.

Mengingat cuaca kurang baik, dengan curah hujan yang tinggi. Dapat mengakibatkan potensi terjadi bencana alam.

"Intensitas hujan cenderung meningkat, mulai dari sedang hingga lebat. Sehingga kondisi di lapangan tingkat permukaan air naik," katanya, Jum'at (1/10/2021).

Lanjutnya, dengan naiknya debit air akan banyak dampak yang ditimbulkan. Terutama bagi warga yang tinggal dekat di pinggir bibir sungai.

"Khusus yang tinggal di dataran rendah agar tetap waspada, soalnya jika air naik selain banjir dapat juga berdampak abrasi pada tanah tebing sungai, sehingga berpontesi longsor," ungkapnya.

Selain abrasi tanah dan banjir, ketika antisipasi siaga bencana hidrometeorologi, banyak sekali pontensi yang ditimbulkan. Jika intensitas hujan yang lebat, tidak menutup kemungkinan terjadinya angin kencang.

"Di Sarolangun sendiri sudah pernah terjadi hujan lebat disertai dengan angin kencang, selain itu di Mandiangin juga pernah tepatnya di Desa Rangkiling," katanya.

Untuk itu, pihaknya telah memberikan imbauan kepada camat dan kepala desa, agar tetap memantau dan memberikan arahan kepada masyarakat. Sesuai dengan tupoksinya masing-masing.

"Sudah kita sampai kepada seluruh camat dan kades, agar memantau kondisi di setiap desanya. Mengingat kondisi saat ini sering terjadi longsor dan banjir," ungkapnya. (*)

Baca juga: Akibat Pandemi, Pemkab Sarolangun Pilih Fokus Ketahan Pangan dan Ekomomi Warga

Baca juga: Vaksinasi Tahap 3 Untuk Nakes di Sarolangun, 663 Telah Disuntik

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved