Sakit Hati Istrinya Disetubuhi Paranormal, Pria di Banten Sewa Pembunuh Bayaran
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengungkapkan motif penembakan yang menewaskan seorang paranormal bernama Arman.
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Motif penembakan yang menewaskan Arman, seorang ustaz yang berprofesi sebagai paranormal di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten akhirnya terungkap.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, terungkapnya motif penembakan tersebut diperoleh polisi setelah berhasil menangkap tiga pelaku pembunuhan tersebut.
Ketiga pelaku diketahui masing-masing berinisial M, K, dan S.
Yusri mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap ketiga tersangka, terungkap motif penembakan terhadap korban Arman yakni karena dendam pribadi.
Berawal ketika istri tersangka M berobat kepada korban Arman di rumahnya di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang untuk memasang susuk.
“Tetapi yang terjadi adalah istri tersangka disetubuhi oleh korban,” ujar Yusri dalam konferensi persnya di Jakarta pada Selasa (28/9/2021).
Yusri menuturkan, tersangka M mengetahui jika istrinya disetubuhi oleh korban karena ada pesan yang sempat bocor dan diketahui oleh tersangka M.
Menurut Yusri, kejadian persetubuhan itu terjadi pada 2010. Namun, baru diketahui dua tahun yang lalu atau pada 2019.
Yusri menuturkan, tersangka M sempat meminta istrinya mengaku bahwa dia telah disetubuhi oleh korban Arman. Namun, istrinya ketika itu tidak mau mengakui.
Baca juga: Pembunuh Ustaz di Tangerang Ditangkap Polisi Saat Kabur ke Sumatera, Ini 4 Identitas Pelaku
Baca juga: Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Sangat Kompleks, Istri Muda Akhirnya Buka Suara
“Baru diketahui tersangka M dua tahun yang lalu. Kemudian disuruh ngaku istrinya pada saat itu, belum ada pengakuan,” ujar Yusri.
Yusri menambahkan, istri tersangka baru mengaku kepada suaminya M ketika mereka pergi menunaikan ibadah haji.
“Lalu ketika tersangka M dan istrinya menunaikan haji, barulah istrinya mengaku ada kejadian persetubuhan pada saat berobat,” ujar Yusri.
Dari situlah, kemudian muncul dendam dalam diri tersangka. Mulailah tersangka M menyusun rencana untuk menghabisi nyawa korban Arman.
Tersangka M lantas menghubungi salah satu pelaku yang terlibat dalam kasus ini dan masih buron bernama Yadi untuk dicarikan seorang pembunuh bayaran.
Tak lama berselang, Yadi mendapatkan orang yang dicari tersangka M untuk menjadi eksekutor pembunuh Arman, yakni pria berinisial K. Dalam melancarkan aksinya K kemudian dibantu oleh S.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/diborgol-anak_20150922_210535.jpg)