Berita Batanghari

Hilang Misterius Warga Tanjab Barat Ditemukan di Batanghari, Deni: Saya Dibawa Makhluk Gaib

Berita Batanghari-Deni Ardiansyah warga Desa Kelagian RT 01 Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Tanjab Barat hilang misterius selama belasan hari

Penulis: A Musawira | Editor: Nani Rachmaini
MUSAWIRA/TRIBUNJAMBI.COM
Deni Ardiansyah warga Desa Kelagian RT 01 Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Tanjab Barat hilang misterius selama belasan hari. Ditemukan di Batanghari, 28 September 2021 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN-Deni Ardiansyah warga Desa Kelagian RT 01 Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Tanjab Barat hilang misterius selama belasan hari.

Pria berusia 31 tahun itu dikabarkan hilang sejak 13 September 2021 lalu menjelang waktu subuh.

Kembali ditemukan di Polsek Muara Tembesi Kabupaten Batanghari, pada Selasa (28/9/2021) siang.

Perginya Deni dari rumah hingga sampai ke Muara Tembesi, Batanghari mengisahkan misteri, sebab ia dibawa oleh seorang pria makhluk gaib yang tak ia kenal.

Ia mengungkapkan dijemput dan diajak oleh satu orang misterius dengan memakai sorban berwarna putih sekira berusia 30 tahun.

Pejabat Kaur Umum Desa Kelagian ini mengaku ketika meninggalkan rumah ia bergandengan dengan mahluk gaib itu.

Ia berjalan dari rumah hingga pergi ke Kota Jambi, tapi ia tak ingat kapan sampai ke Jambi.

“Dari Jambi selama perjalanan saya tidak ada komunikasi, diam saja. Tidak ada aktivitas apa pun selama berjalan kaki,” kata Deni kepada Tribunjambi.com, Selasa (28/9/2021).

Ia pun menjelaskan kronologi perginya dari rumah, kata dia pada malam hari saat sedang hujan, ia dibawa oleh orang tidak kenal.

“Pas saya sedang baring di kamar dia pegang tangan saya membawa saya jalan gitu aja melewati jendala."

"Saya pakai baju dan celana ini tidak pakai sendal," katanya

Setelah dibawa berjalan dari rumah hingga sampai ke Kota Jambi, Deni pun mengaku makhluk gaib yang membawanya pergi hilang begitu saja.

“Waktu itu saya tidur di langgar, ketemu sama pemilik Solo Berseri."

"Saya belum kenal sama Bapak itu, tapi dia menawarkan saya pekerjaan makanya saya sampai ke Muara Tembesi.”

Ia mengatakan sudah seminggu ia berada di Muara Tembesi, sebelumnya ia pergi ke Muara Tembesi dengan menumpangi mobil barang dari Jambi.

Selain perangkat desa, Deni juga mengajar di madrasah setempat. Ia pun juga sering mengikuti pengajian.

“Sudah satu minggu saya di sini. Saya minjam HP teman, saya ingat nomor telepon saya dan saya hubungi."

"Tak selang waktu lama adik saya yang angkat telepon. Terus dia bilang, ini siapa?"

"Ini abang kata saya. Langsung dia memanggil ibu, baru diberitahukan kepada kepala desa,” pungkasnya. (*)

Baca juga: Wondo Petani Batanghari Jalan Kaki dari Jambi Sampai Jakarta untuk Memperjuangkan Haknya

Baca juga: Api Sumur Minyak Ilegal di Batanghari Belum Juga Padam, Petugas Bakal Tambah Embung

Baca juga: Warga SAD Tewas Korban Tabrak Lari di Batin XXIV Batanghari, Pendarahan di Kepala

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved