Catatan Marco Polo dan Orang Pendek Berkaki Terbalik di Gunung Kerinci, Peneliti Inggris Penasaran
Berikut tulisan menarik tentang keberadaan makhluk yang menjadi misteri itu. Marco Polo menjelajah Asia pada 1292.
Catatan Marco Polo dan Orang Pendek Berkaki Terbalik di Gunung Kerinci, Peneliti Inggris Jadi Penasaran
BANYAK yang tidak mempercayai keberadaan orang pendek berkaki terbalik di Gunung Kerinci. Tapi ada juga yang meyakini.
Sampai sekarang, catatan Marco Polo tentang Pulau Sumatera yang ditulis sekira 700 tahun lalu masih jadi misteri.
Di Gunung Kerinci, ada yang mengaku pernah bertemu dengan orang pendek berkaki terbalik atau Uhang Pandak atau orang kerdil.
Berikut tulisan menarik tentang keberadaan makhluk yang menjadi misteri itu.
Marco Polo menjelajah Asia pada 1292.
Dia menuliskan cerita tentang orang pendek atau Uhang Pandak.
Kemudian pada 1923, Van Heerwarden perjumpaan dengan makhluk yang bukan siamang maupun primata di Kerinci.
Diduga itu merupakan orang pendek berkaki terbalik.
Keberadaan orang kerdil atau Uhang Pandak (orang pendek) di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, pernah dilacak dan diusahakan untuk ditangkap supaya dapat dijadikan sebagai bahan kajian ilmiah.
Hasilnya, setelah dilakukan sejumlah penelitian dan aksi ekspedisi, tetap saja tidak diketahui keberadaannya.
Kehadiran Orang Kerdil berkaki terbalik itu, tak ubahnya dengan makhluk gaib yang sulit dilacak menggunakan kemampuan manusia atau teknologi dan ilmu pengetahuan ilmiah.
Pelacakan Orang Pendek Berkaki Terbalik ini pernah masuk ke dalam salah satu studi cryptozoology.
Seperti pernah dirilis netralnews.com, ekspediasi pencarian Orang Pendek sudah beberapa kali dilakukan di Kawasan Kerinci.
Ekspedisi dan pencarian
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/ilustrasi-orang-pendek-atau-uhang-pandak-di-tnks-kerinci-provinsi-jambi.jpg)