Breaking News:

DPP PKS Bela Anies Baswedan yang Dituding Giring Ganesha Sebagai Pembohong

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ikut berkomentar menanggapi tudingan Giring yang menyebut Anies Baswedan pembohong.

Istimewa
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera bela Anies Baswedan yang dituding pembohong. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bela Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, ikut berkomentar menanggapi tudingan Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha yang menyebut Anies Baswedan sebagai pembohong.

Kata Mardani, PKS siap membela Anies dan memintanya tetap bersikap santai menanggapi segala tudingan Giring.

“Jadi santai aja mas terhadap segala masukan,” kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, dalam video kepada Kompas TV, Selasa (21/9/2021).

Mardani juga menyebut prinsip yang selama ini dipegang Anies yang berbunyi “Tak tumbang karena dicaci dan tak terbang karena dipuji.”

Mardani meminta Anies tetap fokus dalam bekerja memimpin Jakarta.

Katanya, Anies juga harus terus mencetak prestasi sebagai pemimpin Jakarta.

“Fokus jagain warga Jakarta, fokus berprestasi agar masyarakat tahu Jakarta punya gubernur yang keren,” ujar Mardani.

Baca juga: Sebut Pembohong, Giring Tak Rela Indonesia Jatuh ke Tangan Anies Baswedan

Baca juga: Diperiksa KPK Terkait Korupsi, Anies Baswedan Justru Pamer Soal Penanganan Covid-19 di Jakarta

Sebelumnya Plt Ketua Umum PSI Giring Ganesha menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai pembohong yang berpura-pura peduli pada masyarakat yang menderita akibat pandemi Covid-19.

Dalam akun Twitter PSI, Senin (20/9/2021), juga disebutkan seorang pemimpin sejati akan berupaya sekeras mungkin untuk menyelamatkan kepentingan masyarakat.

“Jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan pembohong, jangan sampai jatuh ke Anies Baswedan. Seorang pemimpin sejati akan berupaya sekeras mungkin untuk menyelamatkan rakyat, menyelamatkan kepentingan yang lebih besar. Seorang pembohong tidak demikian,” tulis PSI.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tiba di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan, di Jakarta, Selasa (21/9/2021). Anies Baswedan diperiksa KPK sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur pada tahun 2019 dengan tersangka Yorry Corneles Pinontoan.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tiba di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan, di Jakarta, Selasa (21/9/2021). Anies Baswedan diperiksa KPK sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur pada tahun 2019 dengan tersangka Yorry Corneles Pinontoan. (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Giring juga menuding Anies membelanjakan APBD Jakarta sebagai Capres 2024. Ia menilai Anies mengabaikan desakan masyarakat untuk membatalkan rencana balap Formula E.

Giring mengatakan rekam jejak harus menjadi pertimbangan saat pemilihan nanti di Pilpres 2024.

"Pura-pura peduli adalah kebohongan Anies Baswedan di tengah pandemi dan penderitaan orang banyak. Rekam jejak pembohong ini harus kita ingat sebagai bahan pertimbangan saat pemilihan nanti di 2024. Jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan pembohong. Jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan Anies Baswedan," ujar Giring melalui video yang diunggah akun Twitter resmi PSI.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved