Warga Mengeluh Bau Busuk, Tumpukan Sampah Berserakan Dekat Kampus UIN STS Jambi
tumpukan sampah rumah tangga masih ditemukan berserakan di pinggiran jalan tepatnya di depan kampus UIN STS Jambi
Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Teguh Suprayitno
Laporan Wartawan Tribun Jambi Hasbi Sabirin
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Permasalahan sampah di wilayah Kabupaten Muarojambi hingga kini masih belum terselesaikan.
Buktinya, tumpukan sampah rumah tangga masih ditemukan berserakan di pinggiran jalan tepatnya di depan kampus UIN STS Jambi dan samping SPBU Desa Simpang Sungai Duren, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muarojambi.
Tumpukan sampah itu tidak hanya merusak pemandangan, namun juga menimbulkan bau tak sedap.
Pantau di lokasi, tumpukan sampah itu berserakan di dua lokasi seperti di ruas jalan raya tepatnya depan kampus UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi dan sampaig SPBU Simpang Sungai Duren.
Sampah yang berserakan itu diduga dibuang secara sengaja oleh warga sekitar.
Dengan kondisi seperti itu juga dikeluhkan oleh Supriyadi satu di antara warga Desa Sungai Duren yang sedang melintasi lokasi tersebut.
Kata dia, tumpukan sampah itu setiap hari diangkut oleh Pemda Muarojambi, namun sudah dua hari ini sampah tersebut belum diangkut.
"Kita menyayangkan, di lokasi pembuangan sampah itu tidak ada tong sampah khusus sehingga sampah yang dibuang masyarakat berserakan di badan jalan," ungkapnya, Minggu (19/9/21).
Baca juga: Dua Warga Tanjab Barat Ditemukan Tewas Dalam Kapal, Pemilik Kapal Buka Fakta Sebenarnya
Baca juga: Tangis Susanti Pecah, Guru Honorer di Tebo Terharu Rumahnya Dibangun TNI
Selanjutnya ia juga mengungkapkan, selain menganggu pemandangan, tumpukan sampah itu juga menimbulkan bau busuk kepada semua pengendara yang melintasi lokasi itu.
"Sampah rumah tangga tersebut diduga dibuang secara sengaja oleh warga sekitar, karena di lokasi sini juga tidak ada tempat pembuangan sampah yang telah disediakan, oleh pemerintah sehingga warga buang sampahnya sembarangan," tuturnya.
(tribunjambi.com/ Hasbi Sabirin)