Breaking News:

11 Ribu UMKM di Jambi Terdampak Penanganan Covid-19

Ketua IPEMI PW Jambi Hidayati Zainuddin menyebut 11 ribu UMKM di Jambi terdampak penanganan Covid-19.

Penulis: Ade Setyawati | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Ade
Ketua IPEMI PW Jambi Hidayati Zainuddin menjelaskan Survive Dimasa Pandemi Covid-19. Dengan Narasumber yang lain Owner Rumah Madu Hutan Jambi, CS Manager Transmart Jambi, DP PLN dan Nadia Enterpreneur Jambi dan dari Transmart Studio Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) berkolaborasi dengan Transmart Jambi  menggelar talkshow dengan mengusung tema Strategi Bisnis Untuk Bertahan di Masa PPKM, Digital Kuncinya.

Hingga saat ini wabah pandemi Covid-19 belum juga berakhir dan pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menghilangkan wabah pandemi Covid-19 dari Indonesia khususnya Jambi.

Namun upaya-upaya terbaik yang dilakukan  pemerintah belum juga berhasil menghilangkan sepenuhnya covid-19 di Jambi.

Upaya tersebut seperti pemberlakuan Lockdown, PSBB, PPKM dan upaya-upaya lainnya dalam menanggulangi pandemi.

Namun upaya-upaya tersebut sangat berpengaruh dengan UMKM yang ada di Jambi.

Ketua IPEMI PW Jambi Hidayati Zainuddin mengatakan menurut survey kementerian koperasi dan UMKM ada sekitar 300 ribu UMKM yang terdampak.

"Menurut survei Kementerian Koperasi dan UMKM itu ada sekita 300 ribu UMKM yang terdampak dan untuk Provinsi Jambi sendiri ada 11 ribu yang terdampak, dilihat secara kasat mata," jelasnya.

"Namun jika kita lihat dari konseptor, sebenarnya  tidak semua terdampak dan ada yg masih survive Dimasa pandemi maupun PPKM," tambahnya.

Baca juga: Cerita dari Tim Pemakaman Covid-19 di Kota Jambi, dari Tertimpa Peti Mati hingga Terpapar Corona

Baca juga: Ratusan Pelaku UMKM Terima Dana Stimulan Rp 1,2 Juta dari Pemkab Batanghari

UMKM yang masih survive Dimasa Pandemi dan PPKM diantaranya seperti sepeda, dari segi kesehtaan herbal dan lain sebagainya.

"UMKM yang bisa survive itu seperti penyewaan sepeda, awal-awal pandemi kan sempat booming olahraga sepeda, kemudian dari segi kesehatan herbal, vitamin-vitamin, yang kuliner juga bisa mengalihkan ke jualan masker dan itu juga meningkat," lanjutnya.

"Kunci di situasi ini untuk bisa survive ialah gadget, melalui digital, sosial media, WhatsApp, Instagram, Facebook dan Alhamdulillah anggota masih ada yang bisa survive. Ketika pandemi ini ditimpakan kepada kita, tidak serta-merta memutuskan rezeki kita, masih banyak rezeki yg diberikan kepada kita, salah staunya kesehatan," tutupnya.

CS Manager Transmart Jambi, Achmad Affandi mengatakan, ini sejalan juga dengan transmart yang ada di Indonesia khususnya transmart Jambi yang terus mendukung UMKM, hingga menyediakan gerai khusus bagi UMKM tanpa di pungut biaya.

Ketua IPEMI PW Jambi Hidayati Zainuddin menjelaskan Survive Dimasa Pandemi Covid-19. Dengan Narasumber yang lain Owner Rumah Madu Hutan Jambi, CS Manager Transmart Jambi, DP PLN dan Nadia Enterpreneur Jambi dan dari Transmart Studio Jambi.
Ketua IPEMI PW Jambi Hidayati Zainuddin menjelaskan Survive Dimasa Pandemi Covid-19. Dengan Narasumber yang lain Owner Rumah Madu Hutan Jambi, CS Manager Transmart Jambi, DP PLN dan Nadia Enterpreneur Jambi dan dari Transmart Studio Jambi. (Tribunjambi/Ade)

"Seluruh Transmart di Indoensia sangat mendukung UMKM dan kita sempat menyediakan gerai khusus untuk UMKM tanpa biaya atau gratis," jelasnya.

"Makanya kita memberi peluang kepada tukang bakso, sate, mie tek tek, silahkan jualan di atas di bagian makanan nanti koordinasi ke manager dan nanti mereka bisa memperkenalkan produk mereka disini," tutupnya.

Kedepan transmart akan kembali menyediakan gerai bagi pelaku usaha UMKM, dengan tema yang berbeda. Bagi pelaku UMKM yang mau gabung bisa datang ke transmart dan menemui  manager Transmart Jambi.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved