Breaking News:

Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Diumumkan Pekan Depan, Kemungkinan Lebih dari Satu Orang

Pada pekan depan, Polda Metro Jaya berencana melakukan gelar perkara sekaligus menetapkan tersangka kasus kebakaran Lapas Tangerang.

Sumber: PMJ News
Jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA-Tersangka kasus kebakaran Lapas Kelas I Tangerang akan ditetapkan pekan depan.

Polda Metro Jaya berencana melakukan gelar perkara sekaligus menetapkan tersangka kasus kebakaran yang menewaskan puluhan narapidana tersebut. 

Pernyataaan itu disampaikan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat di Polda Metro Jaya, Jakarta seperti dikutip dari Antara, Jumat (17/9/2021).

“Mudah-mudahan tidak ada kendala gelar perkara yang akan datang, bisa minggu depan Senin atau Selasa kami bisa gelar perkara untuk tetapkan tersangka,” ujar Tubagus Ade Hidayat.

Dalam keterangannya, Tubagus mengatakan seluruh hasil penyelidikan kebakaran Lapas Kelas I Tangerang itu juga akan diungkapkan ke publik pada pekan depan.

“Mudah-mudahan awal minggu depan akan kita rilis semua hasilnya,” katanya.

Sementara, Kepala Biro (Karo) Penerangan Masyarakat (Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakakan tersangka dalam kasus kebakaran Lapas Tangerang kemungkinan lebih dari satu orang.

“Potensial suspek ada beberapa, kita tak menduga-duga, kemungkinan lebih dari satu,” kata Rusdi.

“Kita tunggu saja kerja dari penyidik pasti beberapa hari ke depan ada perkembangan. Kita tunggu saja.”

Baca juga: Komnas HAM Temukan Bukti Penggunaan Arus Listrik Tak Wajar dalam Sel Lapas Tangerang

Baca juga: Tangis Keluarga Pecah Saat Polisi Serahkan 2 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Namun lebih lanjut, Rusdi menuturkan untuk kasus kebakaran Lapas Tangerang pasal yang relevan disangkakan adalah Pasal 187 KUHP soal unsur kesengajaan, Pasal 188 KUHP soal dugaan kelalaian, dan Pasal 359 KUHP soal dugaan kelalaian yang mengakibatkan korban jiwa.

“Ini (Pasal 187 KUHP dan Pasal 188 KUHP -red) masih didalami penyidik,” ujar Rusdi.

Sementara untuk Pasal 359 KUHP soal dugaan kelalaian yang mengakibatkan korban jiwa, Rusdi mengatakan penyidik berpendapat sudah ada potensial suspek.

Kondisi Lapas Kelas I Tangerang, Banten yang terbakar. Jumlah korban jiwa kini mencapai 45 orang.
Kondisi Lapas Kelas I Tangerang, Banten yang terbakar. Jumlah korban jiwa kini mencapai 45 orang. (Kompas TV/Ant)

“Pada Pasal 359 KUHP adanya kelalaian sehingga mengakibatkan orang meninggal dunia, penyidik mengira sudah ada potensial suspek. Sekarang penyidik masih bekerja untuk menuntaskan kasus ini,” katanya.

Untuk diketahui, kebakaran Lapas Tangerang terjadi pada Rabu (8/9/2021) dini hari. Akibat dari kebakaran tersebut, setidaknya 49 narapidana yang tengah menjalani masa hukuman meninggal dunia.

Berita ini telah tayang di Kompas.TV

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved