Breaking News:

Pelabuhan Samudra di Tanjab Timur Siap Ekspor Kelapa Mulai Oktober

Pelabuhan Samudra ini akan memulai aktivitas ekspor komoditi agro baik itu kelapa maupun pinang yang akan dimulai pada bulan Oktober mendatang.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Abdullah Usman
Sebuah kapal menarik tongkang. Pelabuhan Samudra ini akan memulai aktivitas ekspor komoditi agro baik itu kelapa maupun pinang yang akan dimulai pada bulan Oktober mendatang. 

Laporan wartawan tribunjambi.com, Abdullah Usman 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Guna memaksimalkan penggunaan Pelabuhan Samudera Muara Sabak, Pemerintah Kabupaten Tanjabtim bersama pihak Pelindo Oktober mendatang akan mulai aktivitas ekspor. 

Awal mula rencana pengaktifan Pelabuhan Samudera yang berada di Kelurahan Singkep, Kecamatan Sabak Barat tersebut, bermula sebagai penunjang jelang Pelabuhan Ujung Jabung rampung dikerjakan dan dioperasikan.

Selain itu, Pelabuhan Pelindo kembali diaktifkan mengingat penggunaan Pelabuhan tersebut sejauh ini belum maksimal. Tidak sesuai pada peruntukan awalnya yang akan digunakan sebagai Pelabuhan ekspor antar pulau bahkan antar Negara. 

"Ada beberapa faktor tentunya yang menjadi perhatian sehingga Pelabuhan Samudera tadi harus diaktifkan sesuai peruntukannya, ditambah saat ini aktifitas Pelabuhan Talang Duku juga padat, sehingga keberadaan Pelabuhan Samudra ini diharapkan dapat menjadi Pelabuhan alternatif, " ujar Kabag SDA dan Ekonomi Tanjabtim Awaluddin, Jumat (17/9/2021).

Selain itu, ada juga beberapa faktor kenapa Pelabuhan Samudra memang harus diaktifkan, banyak produk argo baik itu Pinang Kelapa Dalam, dan Kopra banyak diproduksi di kabupaten Tanjab Timur Tanjab Barat.

Sementara selama ini para petani membutuhkan biaya besar untuk transportasi penjualan hasil kebun mereka. 

"Dengan adanya aktivitas ekspor sudah bisa dilakukan di Pelabuhan Samudera tentu akan memangkas jalur distribusi mereka (jadi lebih hemat), " ujarnya.

Baca juga: Warga Muaraojambi Kembali Heboh, Seekor Buaya Besar Masuk Kolam Warga

Baca juga: Kebakaran Lahan di Sarolangun, 1,2 Hektar Lahan Warga Ludes Dilalap Api

Baca juga: Pabrik Kopi AAA di Payo Selincah Kota Jambi Terbakar

"Selain itu saat ini banyak ekspor pinang dan kelapa itu tidak melalui Pelabuhan Talang Duku, atau langsung ke wilayah Guntung, Kepri, Batam dan Palembang. Tentu hal ini menjadi kerugian besar bagi Kabupaten atau Provinsi, " tambahnya. 

Untuk itu berdasarkan kesepakatan dan keinginan bersama, dalam waktu dekat Pelabuhan Samudra ini akan memulai aktivitas ekspor komoditi agro baik itu kelapa maupun pinang yang akan dimulai pada bulan Oktober mendatang. (usn)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved