Breaking News:

Berita Sarolangun

Sering Buat Resah, 15 Pelajar di Sarolangun Diamankan Satpol PP

Sejumlah pelajar di Sarolangun, Jambi diamankan oleh Satpol PP dan Disparpora Sarolangun karena kerap bolos di area GOR Sarolangun.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Rifani
Sejumlah pelajar di Sarolangun, Jambi diamankan oleh Satpol PP dan Disparpora Sarolangun karena kerap bolos di area GOR Sarolangun. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Sejumlah pelajar di Sarolangun, Jambi diamankan oleh Satpol PP dan Disparpora Sarolangun.

Para pelajar ini diamankan karena kerap bolos di area GOR Sarolangun, Aur Gading, Sarolangun.

Sebanyak 15 pelajar diamankan, di area GOR Sarolangun, para pelajar laki-laki di suruh untuk berbaring. Pelajar ini terdiri dari 10 laki-laki dan 5 orang perempuan.

Kadis pariwisata pemuda dan olahraga Idrus didampingi Johan Satpol-PP Sarolangun mengungkap, saat apel pagi dinasnya melihat para pelajar berkeluyuran di daerah gor.

"Saya melihat berkerumun dan nongkrong-nongkrong di daerah gor. Kami selaku penanggung jawab dinas dan area ini sering kali terjadi pada jam sekolah," katanya, Kamis (16/9/2021).

Lanjutnya, saat interogasi oleh pihak Satpol-PP dan Disparpora, perihal dimana sekolah para pelajar tersebut. Beberapa pelajar tersebut kompak berbohong soal sekolah asalnya.

Minggatnya para pelajar tersebut, Idrus bilang pihaknya memanggil pihak sekolah yang bersangkutan dan para orang tua.

"Bahkan kami masih menunggu orang tuanya. Tidak lain tidak bukan ini dilakukan untuk pembinaan, kita kasihan, kalau kita tidak awasi kita takutkan Meraka melakukan hal-hal yang tidak sesuai harapan orang tua," jelasnya.

"Ada yang bilang diusir dari sekolah, padahal pihak sekolah tidak mengusir. Mereka terlambat tapi tidak disuruh pulang, mereka takut pulang kerumah jadi keluyuran disini," kata Idrus.

Idrus bilang, dengan berat hati dirinya bersama Satpol-PP melakukan penertiban ini.

Dalam artian dirinya bukan untuk menangkap atau yang lainnya, hanya saja memberikan pelajaran dan soft terapi kepada para pelajar yang kerap bolos.

"Untuk orang tua jangan percaya betul dengan anak, apalagi banyak yang kos kadang- kadang orang taunya nggak tau dia ke sekolah atau tidak," katanya.

Padahal, SMA maupun SMK di Sarolangun tidak lagi melakukan pembelajaran secara daring.

Untuk itu, dinas pariwisata pemuda dan olahraga bersama Satpol-PP menginginkan agar para pelajar tidak lagi membolos apalagi melakukan kebut-kebutan di area GOR.

Baca juga: Satpol PP Sarolangun akan Terus Tertibkan PKL di Sepanjang Jalinsum Sarolangun Pasar Atas

Baca juga: Nekat Buka hingga Tengah Malam, Satpol PP Sarolangun Semprot Toko dan Warnet dengan Mobil Damkar

Baca juga: Satpol PP Sarolangun Sosialisasi Bahaya Corona, Anak Punk dan Pengamen Diguyur Disinfektan

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved