Selasa, 21 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Achraf Hakimi Diklaim sebagai Bek Terbaik Dunia dan Berpotensi ke Real Madrid

Antonio Conte mengklaim bahwa Achraf Hakimi, mantan bek kanannya di Inter Milan, sangat ingin kembali ke Real Madrid suatu hari nanti. Pada usia 22,

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Suci Rahayu PK
Instagram @achrafhakimi
Achraf Hakimi 

TRIBUNJAMBI.COM - Mantan pelatih Inter Milan, Antonio Conte mengatakan mantan bek kanannya di I Nerazzuri, Achraf Hakimi akan senang untuk kembali ke Real Madrid suatu hari nanti.

Daily Mail melaporkan, Antonio Conte mengklaim bahwa Achraf Hakimi, mantan bek kanannya di Inter Milan, sangat ingin kembali ke Real Madrid suatu hari nanti.

Pada usia 22, Achraf Hakimi sudah memiliki daftar klub yang patut ditiru di CV-nya, setelah datang melalui akademi Real untuk membuat tim utama sebelum masa pinjaman dua tahun di Borussia Dortmund dan satu tahun di Inter, di mana ia membantu memenangkan klub gelar Serie A pertama mereka dalam 11 tahun di bawah Conte.

Hakimi sekarang berada di Paris Saint-Germain, tetapi Conte, yang sekarang menjadi pakar reguler untuk Sky Sport Italia setelah mengundurkan diri sebagai pelatih kepala pada bulan Mei.

Antonio Conte mengatakan bahwa pemain Maroko itu ingin bermain di Bernabeu lagi dan memuji dia atas kesabarannya saat dia menunggu kesempatannya di San Siro.

"Mimpi Hakimi adalah bermain untuk Real Madrid lagi," kata pria berusia 52 tahun, dilansir via Daily Mail, Kamis (16/9/2021).

"Dia membutuhkan beberapa bangku dan dia menerimanya dengan tenang dan bersemangat untuk belajar."

"Sekarang dia adalah salah satu bek sayap terbaik di dunia. Dia juga meningkat pesat dalam fase bertahan dan umpan terakhir."

Baca juga: Liga Europa Leicester vs Napoli, Ini Ketajaman Vardy dan Daka di Kompetisi Eropa

Baca juga: Kalah 3-0 dari Bayern Munchen, Barcelona ternyata sedang Transformasi Pemain Muda

Inter Milan menghadapi Real Madrid di babak penyisihan grup Liga Champions musim lalu ketika raksasa Spanyol itu diasuh oleh Zinedine Zidane.

Sebuah kesalahan krusial yang dilakukan Hakimi di pertandingan pertama membuat umpan Hakimi yang berusaha dibalas ke kiper Samir Handanovic dipotong oleh Karim Benzema, yang mengitari pemain Slovenia itu untuk mencetak gol pembuka dalam kemenangan 3-2 untuk pasukan Zidane, sebelum mereka juga memenangkan pertandingan di Italia di keg kedua.

"Dia menderita dalam dua pertandingan itu," kenang Conte.

"Saya ingat kesalahan yang dia buat di Valdebebas, tapi dari sana dia bekerja keras."

( Tribunjambi.com/Mareza Sutan AJ)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved