Breaking News:

Kasus Suap Ketok Palu

Pengakuan Karyani Usai Diperiksa KPK di Polda Jambi Sebut Uang Ketok Palu RAPBD Diambil EH

Berita Jambi-Anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019, Karyani Ahmad, penuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Nani Rachmaini
ARYO TONDANG/TRIBUNJAMBI.COM
Pengakuan Karyani Usai Diperiksa KPK di Mapolda Jambi, Sebut Uang Ketok Palu RAPBD Diambil Oleh Effendi Hatta 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019, Karyani Ahmad, penuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Lantai II, Mapolda Jambi, Rabu (15/9/2021).

Karyani datang ke Mapolda Jambi seorang diri, dan keluar dari ruang pemeriksaan tepat pada pukul 16.19 WIB,

Kepada awak media, Karyani ditanyai terkait Apif Firmansyah, Paut Syakarin.

Tidak hanya itu, Karyani mengaku tidak menerima uang suap ketok palu tersebut.

Katanya, uang yang disebut diberikan padanya, diambil oleh Effendi Hatta, dengan alasan keperluan partai.

"Saya tidak menerima, karena uang yang diperuntukkan pada saya, diambil oleh Effendi Hatta untuk kepentingan partai, tetapi saya bersyukur sehingga tidak terlibat jauh ke dalam kasus ini," kata Karyani, Rabu (15/9/2021). (*)

Baca juga: Yanti Maria Mantan Anggota DPRD Jambi Enggan Komentar Usai Diperiksa KPK

Baca juga: Kasus Suap RAPBD Jambi Tahun 2017: Iim Mengaku Dicecar KPK Terkait Apif Firmansyah

Baca juga: KPK Panggil Kusnindar dan 11 Saksi Lainnya Terkait Kasus Suap RAPBD Jambi

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved