Senin, 13 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

The Body Shop Kempanyekan #KerenTanpaNyampah

Berita Bisnis-Peluncuran ini membawa harapan dapat menyelamatkan dua Juta sampah botol dan mengurangi beban TPA. Selasa (14/9/21).

Penulis: Ade Setyawati | Editor: Nani Rachmaini
Istimewa
The Body Shop kampanyekan #kerentanpasampah 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - The Body Shop luncurkan program Bring Back Our Bottles (BBOB) 2.0 dan kehadiran Refill Station The Body Shop dengan inovasi yang modern.

Peluncuran ini membawa harapan dapat menyelamatkan dua Juta sampah botol dan mengurangi beban TPA. Selasa (14/9/21).

Menurut catatan yang dikeluarkan The National Plastic Action Partnership (NPAP), ada sekitar 4,8 juta ton per tahun sampah plastik di Indonesia yang tidak terkelola dengan baik.

Tidak dikelola dengan baik seperti dibakar di ruang terbuka (48 persen), tidak dikelola dengan layak di tempat pembuangan sampah resmi (13 persen), dan sisanya mencemari saluran air dan laut (9 persen).

Melihat hal tersebut The Body Shop Indonesia memperkuat komitmennya terhadap isu lingkungan dengan mengajak masyarakat untuk #KerenTanpaNyampah sebagai bagian dari gaya hidup normal baru.

Dengan #KerenTanpaNyampah The Body Shop Indonesia, di mana tidak membuang sampah kemasan kosmetik ke tempat sampah akan menjadi sebuah kebiasaan baru.

Kampanye ini tercermin dalam peluncuran penyempurnaan program Bring Back Our Bottles (BBOB) 2.0 yang hadir dengan konsep Full Circular Economy dan kehadiran Refill Station The Body Shop dengan inovasi yang modern.

Kedua program di bawah ajakan #KerenTanpaNyampah ini diharapkan dapat menyelamatkan dua juta sampah botol kemasan sehingga dapat mengurangi beban di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA).

Executive Chairperson dan Owner The Body Shop Indonesia Suzy Hutomo menyampikan tema utama kali ini ialah #KerenTanpaNyampah dan the body shop mengambil peran aktif dalam menjadi solusi atas isu polusi plastik dengan menghadirkan Refill Station dan juga penyempurnaan program Bring Back Our Bottles 2.0.

"#KerenTanpaNyampah menjadi tema utama kami sebagai sebuah perusahaan yang sejak awal selalu menjalankan bisnis yang beretika dan selalu memasukkan faktor lingkungan dan sosial ke dalam setiap kampanye yang dijalankan," jelasnya.

"Kami semakin menyadari untuk mengambil peran aktif dalam menjadi solusi atas isu polusi plastik. Untuk itu, The Body Shop Indonesia ingin terus mengedukasi dan juga melakukan kolaborasi serta langkah-langkah inovatif untuk mengatasi isu ini dengan menghadirkan Refill Station dan juga penyempurnaan program Bring Back Our Bottles 2.0," tambahnya.

Program BBOB pertama kali diluncurkan pada tahun 2008 dan menjadi pionir untuk program pengembalian kemasan kosong kosmetik di Indonesia.

The Body Shop Indonesia mengajak konsumennya untuk mengembalikan kemasan kosong produk The Body Shop ke toko-toko terdekat untuk didaur ulang dan hasil pengolahannya digunakan untuk pemberdayaan masyarakat.

Sejauh ini, lebih dari sembilan juta kemasan yang kembali dari konsumen, dan ini akan terus bertambah karena The Body Shop selalu mengedukasi konsumennya untuk membawa kembali kemasan kosong yang sudah tidak digunakan.

Dan kali ini, BBOB dilanjutkan dengan cakupan yang lebih luas lagi, tidak hanya sekadar aksi mengembalikan produk, tetapi juga bagaimana mengedepankan inovasi dan terus menggalakkan konsep Full Circular Economy.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved