Breaking News:

Khazanah Islami

Bolehkah Mengerjakan Puasa Ayyamul Bidh Hanya Sehari atau Dua Hari Saja?

Artikel ini menjelaskan Puasa Ayyamul Bidh, Niat Puasa Ayyamul Bidh dan keutamaan Puasa Ayyamul Bidh.

Editor: Heri Prihartono
Instagram@alraziqbook
Puasa Ayyamul Bidh puasa sunnah di bulan Rajab atau maret 2019 

 TRIBUNJAMBI.COM -Puasa Ayyamul Bidh dikerjakan setiap bulan, tanggal 13 hingga 15 bulan Hijriah.

Pertanyaannya, bagaimana jika hanya mampu melaksanakan satu atau dua hari saja?

Misalnya karena sakit, atau sedang datang bulan bagi wanita?

Menurut Ustad Dzulqarnain Muhammad Sunusi dalam akun Youtube-nya menyatakan hal tersebut tidak masalah.

Sebab semuanya tergantung niat. Jika diniatkan untuk melakukan Ayyamul Bidh tapi ada udzur sehingga tidak bisa di 13, 14, 15 (Hijriyah), tidak masalah.

Tidak perlu diganti, karena telah lewat waktunya.

Niat Puasa Ayyamul Bidh

وَيْتُ صَوْمَ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

NAWAITU SAUMA AYYAMI BIDH SUNNATAN LILLAHI TA’ALA

“Saya niat puasa pada hari-hari putih , sunnah karena Allah ta’ala.”

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh 

13 Safar 1443 H/20 September 2021

14 Safar 1443 H/21 September 2021

15 Safar 1443 H/22 September 2021.





Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh


Dilansir Tribunnews.com, dalam kitab 'Umdatul Qari`Syarhu Shahihil Bukhari dijelaskan bahwa sebab dinamai Ayyamul Bidh berkaitan dengan kisah Nabi Adam AS saat diturunkan ke muka bumi.

Ketika  Nabi Adam diturunkan ke bumi seluruh tubuhnya terbakar oleh matahari sehingga menjadi hitam.

 Allah memberikan wahyu untuk berpuasa selama tiga hari yaitu tanggal 13, 14, 15.


Saat hari pertama puasa, sepertiga badannya kemudian  menjadi putih.

Hari kedua, sepertiganya menjadi putih dan pada hari ketiga, sepertiga sisanya menjadi putih.

Melakukan Puasa Ayyamul Bidh sama halnya dengan puasa sepanjang tahun.

Ini seperti yang dijelaskan dalam hadits berikut:

صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ

“Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (HR Bukhari nomor 1979).


Dalil melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh adalah sebagai berikut:

Dari Abu Dzar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padanya,

يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ

“Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah).” (HR. Tirmidzi no. 761 dan An Nasai no. 2425. Abu ‘Isa Tirmidzi mengatakan bahwa haditsnya hasan). (*)
BACA ARTIKEL KHAZANAH ISLAMI LAINNYA DI SINI

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved