Breaking News:

Berita Tanjab Timur

Puluhan Orang di Tanjab Timur Belum Bisa Menerima Bantuan, Ternyata Ini Kendalanya

Berita Tanjabtim - Ada puluhan penerima PKH hingga belum bisa melakukan penarikan transaksi bantuan. Ternyata ada beberapa kendala

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
tribunjambi/hasbi sabirin
Ilustrasi warga saat menunggu antrean bantuan - Puluhan Orang di Tanjab Timur Belum Bisa Menerima Bantuan, Ternyata Ini Kendalanya 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Puluhan penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Tanjab Timur belum menerima bantuan.

Ada beberapa kendala hingga puluhan penerima hingga awal September 2021 belum mendapat bantuan.

Kejadian tersebut dibenarkan Koordinator PKH Dinas Sosial Tanjab Timur Zulkurnain ketika dikonfirmasi Tribunjambi.com.

Ia menuturkan, memang ada beberapa penerima PKH hingga saat ini masih belum bisa melakukan penarikan transaksi bantuan.

"Saat ini kita sudah mencairkan bantuan PKH hingga ke tahap tiga, namun memang masih ada sekitar 90an penerima yang belum bisa mencairkan bantuan tersebut. Baik dari tahap Satu dan Dua," jelas Zulkarnain beberapa waktu lalu.

Lanjutnya, beberapa penyebab hal tersebut terjadi, seperti penerima PKH belum menerima buku tabungan ataupun kartu ATM atau KKS yang dapat digunakan untuk menarik bantuan tadi.

"Hal itu dikarenakan apa penerima ini sebelumnya terdaftar sebagai penerima BPNT (bantuan sembako). Mungkin juga karena saat pembagian buku para penerima bantuan tadi tidak hadir atau memang berkasnya belum lengkap," sebutnya

"Karena pendistribusian PKH tahun 2021 ini menggunakan rekening yang sama saat BPNT tadi. Jadi penerima yang belum mengambil atau memiliki rekening (seharusnya sudah mereka pegang) tadi hingga saat ini mereka tidak bisa mencairkan meki nama dan uang mereka ada," tambahnya

Terkait buku tabungan terlambat disalurkan ke KPM, beberapa faktor lain menjadi penyebabnya yakni, karena pihak bank memang memiliki target waktu yang sudah ditentukan oleh mereka.

Dalam penyaluran Butab dan ATM tadi sudah ada target waktunya kapan mulai disalurkan dan berapa lama.

Jadi, jika dalam kurun waktu tadi tidak terserap oleh para penerima maka akan distop penyalurannya dan dilanjutkan ke tahap berikutnya.

"Yang jelas, meski PKM tidak bisa melakukan transaksi penarikan, uang mereka tetap aman dan tidak akan hilang. Mereka masih bisa melakukan penarikan," pungkasnya.

Baca juga: Benarkah Kartu Vaksin Berpengaruh Bagi Penerima PKH Ini Penjelasan Pemkab Tanjabtim?

Baca juga: Warga Sabak Barat Mendapat Bantuan BST Dan PKH

Baca juga: Dinas Sosial Kabupaten Sarolangun Salurkan Bantuan KPM dan PKH dari Kementerian Sosial

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved