Pansus BOT DPRD Provinsi Jambi Mengecek Pasar Angso Duo, Ini yang Ditemukan
Pansus BOT DPRD Provinsi Jambi mulai bekerja. Anggota Pansus BOT langsung turun ke lapangan mengecek Pasar Angso Duo, Jambi.
Penulis: Monang Widyoko | Editor: Rahimin
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Panitia Khusus (Pansus) Aset Bangun Guna Serah atau biasa disebut BOT (Build Operate Transfer) DPRD Provinsi Jambi, pada Selasa (7/9/2021) siang melakukan pengecekan di Pasar Angso Duo.
Di lokasi, Pansus BOT menemukan adanya saluran pembuangan limbah di sana yang mampet.
Alhasil, ini menyebabkan aroma busuk di sekitaran tempat pemotongan ayam.
Got disekitaran kios pedagang pun tampak tergenang air dan telah berwarna keruh.
Ketua Pansus BOT DPRD Provinsi Jambi Bustami Yahya yang memimpin rombongan mengatakan, pihaknya telah meninjau tempat pemotongan ayam di bagian belakang pasar, dan salurannya terlihat mampet tak berfungsi.
"Hampir seluruh (saluran pembuangan) lingkungan pasar Angso Duo tak berjalan normal sehingga terjadi limbah yang menimbulkan aroma yang tak sedap. Sehingga ini tidak memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang belanja di Angso Duo," ujar Bustami.
Ia menyebut Pansus BOT akan mempelajari terlebih dahulu, dan mendorong semua kewajiban diselesaikan PT EBN sebagai pengelola pasar.
"Kewajiban-kewajiban yang telah ditentukan dalam perjanjian harus dijalankan," katanya.
Untuk pemanggilan perusahaan, Bustami menyebut pasti akan dilakukan. Tapi, akan dilaksanakan setelah mendapat informasi dan regulasi perjanjian lengkap.
"Saat ini masih tahap inventalisir (pengumpulan) seluruh masalah yang telah ditemukan, supaya pada saat panggil perusahaan sudah tahu apa persoalan yang harus diselesaikan," katanya lagi Politisi Partai Gerindra ini.
Ia menjanjikan akan memanggil Dinas terkait perjanjian BOT diatas tanah milik Pemprov Jambi ini.
"Setelah diinventalisir, baru kita peroleh satu kesimpulan untuk berikan rekomendasi lengkap, yang nantinya bisa dipedomani Pemprov agar pasar Angso Duo bejalan sebagaimana dalam janji BOT," ujarnya.
Sebelumnya Pansus BOT juga meninjau langsung objek BOT Pemprov lainnya di Mall WTC.
Terkait BOT ini, Ketua Pansus menyebut akan melakukan kroscek kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) terkait kesesuaian Hak Penggunaan Lahan (HPL) yang dimiliki pihak ketiga ini.
"Di BOT ini target kita setelah membaca perjanjian yang disepakati, akan dilakukan pembahasan diatas kitab atau perjanjian yang telah ada. Artinya perjanjian akan kita telaah bersama tim pakar, akan dilihat perjanjian yang dilanggar. Kalau ada maka harus kita luruskan target kita," tegasnya.
Adapun aset BOT di tanah pemprov ini meliputi pasar Angso Duo, WTC, Hotel Ratu, dan Jambi Bussines Center (JBC).
Baca juga: DPRD Provinsi Jambi Bentuk Pansus BOT dan Konflik Lahan, Edi Purwanto: Bantu Pemerintah Daerah
Baca juga: Pasar Angso Duo Makin Sepi Sejak PPKM, Pedagang: Kami Jual dengan Harga Modal
Baca juga: Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto Pantau Penyaluran BST di Muaro Jambi