Breaking News:

Khazanah Islami

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh September 2021 dan Bacaan Niat Mengerjakannya

Berikut Niat Puasa Ayyamul Bidh, Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunnah di pertengahan bulan

Editor: Heri Prihartono
Instagram@alraziqbook
Berikut bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh yang dikerjakan  setiap tanggal 13,14,15. 
TRIBUNJAMBI.COM - Berikut bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh, puasa sunnah yang dikerjakan  setiap tanggal 13,14,15.
Niat Puasa Ayyamul Bidh

وَيْتُ صَوْمَ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

NAWAITU SAUMA AYYAMI BIDH SUNNATAN LILLAHI TA’ALA

“Saya niat puasa pada hari-hari putih , sunnah karena Allah ta’ala.”

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh September 2021

Puasa Ayyamul Bidh 13, 14, 15 Safar 1443 H

13 Safar 1443 H/20 September 2021

14 Safar 1443 H/21 September 2021

15 Safar 1443 H/22 September 2021.





Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh


Dilansir Tribunnews.com, dalam kitab 'Umdatul Qari`Syarhu Shahihil Bukhari dijelaskan bahwa sebab dinamai Ayyamul Bidh berkaitan dengan kisah Nabi Adam AS ketika diturunkan ke muka bumi.

Saat Nabi Adam diturunkan ke bumi seluruh tubuhnya terbakar oleh matahari sehingga menjadi hitam.

Kemudian Allah memberikan wahyu untuk berpuasa selama tiga hari yaitu tanggal 13, 14, 15.


Saat hari pertama puasa, sepertiga badannya menjadi putih.

Hari kedua, sepertiganya menjadi putih dan pada hari ketiga, sepertiga sisanya menjadi putih.

Melakukan puasa putih sama halnya dengan puasa sepanjang tahun.

Ini seperti yang dijelaskan dalam hadits berikut:

صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ

“Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (HR Bukhari nomor 1979).


Dalil melaksanakan puasa putih adalah sebagai berikut:

Dari Abu Dzar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padanya,

يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ

“Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah).” (HR. Tirmidzi no. 761 dan An Nasai no. 2425. Abu ‘Isa Tirmidzi mengatakan bahwa haditsnya hasan). (*)
SUMBER ARTIKEL : BANJARMASINPOST

BACA ARTIKEL KHAZANAH ISLAMI LAINNYA DI SINI

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved