Ilmu dan Pengetahuan
Mengapa Perumusan Teks Proklamasi Dilaksanakan di Rumah Laksamana Maeda? Terkait Aspek Keamanan
Mengapa perumusan teks proklamasi dilaksanakan di rumah Laksamana Maeda? karena rumahnya luas dan aman, bisa banyak orang kumpul. kunci jawaban IPS.
Penulis: Suang Sitanggang | Editor: Suang Sitanggang
TRIBUNJAMBI.COM - Mengapa perumusan teks proklamasi dilaksanakan di rumah Laksamana Maeda?
Laksamana Maeda adalah seorang perwira Jepang.
Walau begitu, di rumah Laksamana Maeda juga dirumuskan teks proklamasi.
Sejak Agustus 1945, Jepang sudah tidak berkuasa lagi di Indonesia, usai bom atom dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki.
Jepang kemudian mendukung kemerdekaan Indonesia sejak mereka kalah perang dari sekutu.
Makanya Laksamana Maeda akhirnya memperbolehkan rumahnya digunakan sebagai lokasi merumuskan teks proklamasi.
Saat itu rumah Laksamana Maeda dianggap sebagai tempat yang aman yang dituju.
Rumah Maeda juga cukup besar dan bertingkat, sehingga bisa banyak orang berkumpul di sana.
Luas rumah itu 1.138 meter persegi, didirikan pada tahun 1920, bergaya arsitektur Eropa.
Ketika Soekarno, M Hatta, dan tokoh lainnya saat itu merumuskan teks proklamasi di lantai dasar.
Sedangkan Laksamana Maeda memilih pindah dulu ke lantai dua, agar para tokoh itu bisa dengan tenang merumuskannya.
Teks proklamasi kemerdekaan RI dirumuskan pada tanggal 16 Agustus 1945.
Besok harinya, pembacaan naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan di depan teras rumah Soekarno, tepat pukul 10.00.
Dikutip dari Kompas, Sejarawan Universitas Indonesia, Bondan Kanumoyoso Laksamana Maeda sangat mendukung upaya-upaya Indonesia untuk merdeka.
Tentara Jepang itu juga memiliki hubungan yang baik dengan Ahmad Soebardjo, satu di antara anggota BPUPKI dan PPKI.