Breaking News:

Kualifikasi Piala Dunia 2022

FIFA Turun Tangan Atas Dugaan Tindakan Rasisme Pendukung Hungaria Kepada Pemain Inggris

Pemain Inggris Raheem Sterling dan Jude Bellingham diduga menjadi sasaran pelecehan rasisme, saat The Three Lions meraih kemenangan 4-0 atas Hungaria

Penulis: Zulkipli | Editor: Suci Rahayu PK
AFP
Raheem Sterling, striker Timnas Inggris alami pelecehan dan rasisme saat melakukan selebrasi dihadapan fans Timnas Hungaria. Jumat (3/9/2022) 

TRIBUNJAMBI.COM - Pemain Inggris Raheem Sterling dan Jude Bellingham diduga menjadi sasaran pelecehan rasisme, saat The Three Lions meraih kemenangan 4-0 atas Hungaria di Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa.

Atas insiden itu, pada hari jumat Badan Sepak Bola Dunia FIFA berjanji untuk mengambil tindakan yang memadai.

FIFA berjanji untuk bertindak setelah menerima laporan dari ofisial pertandingan dan delegasi yang menghadiri pertandingan di Budapest.

"Pertama dan terpenting, FIFA sangat menolak segala bentuk rasisme dan kekerasan dan memiliki sikap toleransi nol yang sangat jelas untuk perilaku seperti itu dalam sepak bola," kata FIFA yang dikutip Tribunjambi.com dari FotMob.

"FIFA akan mengambil tindakan yang memadai segera setelah menerima laporan pertandingan terkait pertandingan Hungaria-Inggris kemarin.

Baca juga: Sikap Rasis Pendukung Hungaria ke Pemain Inggris di Kualifikasi Piala Dunia Dikritik Banyak Pihak

Baca juga: Jadwal Persib Bandung, Besok Lawan Barito, Bali United Menanti 18 September 2021

"Sehubungan dengan sanksi UEFA sebelumnya terhadap Hungaria, harap perhatikan bahwa seperti yang ditentukan oleh UEFA pada saat itu, sanksi ini akan diterapkan di kompetisi UEFA."

Pelatih Inggris Gareth Southgate mengatakan dia belum mendengar pelecehan itu.

Dia menambahkan: "Sepertinya ada beberapa insiden dan semua orang tahu apa yang kami perjuangkan sebagai sebuah tim dan itu sama sekali tidak dapat diterima."

Kapten Three Lions Harry Kane juga menyatakan bahwa dia belum mendengar nyanyian rasis yang dituduhkan.

Striker Tottenham berkata: "Saya tidak mendengarnya. Jelas, itu adalah sesuatu yang akan saya bicarakan dengan para pemain dan lihat apakah ada di antara mereka yang mendengarnya.

"Kami harus melaporkannya ke UEFA karena aturan mengizinkan dan jika itu masalahnya, semoga UEFA bisa bertindak tegas," ujarnya.

Sebelumnya, Hungaria diperintahkan untuk memainkan dua pertandingan kompetisi UEFA berikutnya secara tertutup menyusul penyelidikan perilaku diskriminatif oleh para pendukungnya di Euro 2020.

( Tribunjambi.com/Zulkifli)

Baca juga: Kemenangan Argentina Atas Venezuela Diwarnai Insiden yang Nyaris Membuat Lionel Messi Cidera Serius

Baca juga: Performa Menurun, Valentino Rossi Ungkap Keresahan dan Kendalanya di Tim Satelit

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved