Breaking News:

UMKM Jambi

Kuliner Jambi ES Dogan Wong Ngapak di Pasir Putih Ini Tak Pernah Sepi Meski PPKM, Pelanggan Puas

UMKM Jambi-Marhum terihat baru membuka usahanya siang itu, namun beberapa pelanggannya sudah mengantre untuk membeli dogan murni

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Nani Rachmaini
YON RINALDI/TRIBUNJAMBI.COM
Marhum penjual dogan di pasir putih Jambi ini bisa dikatakan baru memulai usahanya, namun sudah memetik hasil menggiurkan. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Marhum terihat baru membuka usahanya siang itu, namun beberapa pelanggannya sudah mengantre untuk membeli dogan murni.

Setidaknya ada empat orang sudah mengantre, padahal dia belum buka.

Belum selesai Marhum melayani konsumennya, pelangannya yang lain sudah berdatangan lagi.

Pembeli yang datang rata-rata take away dan lebih dari satu bungkus.

Satu di antara pelanggan yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan dia tidak terlalu sering beli dogan, namun di sini tempat langganannya.

“Sebenarnya dogan itu sama saja, di sini penjualnya ramai dan suka bergurau,” ujarnya beberapa waktu yang lalu.

Marhum sendiri mengatakan dia selalu menghadirkan dogan dengan kualitas terbaik untuk pelanggannya.

“Saya tidak sembarangan mengambil dogan, hanya dogan yang terbaik yang saya jual,” katanya.

Untuk memastikan kualitas dogannya dia tidak mengambil dogan dari perantara tapi langsung ke petani kelapa yang ada di Jambi.

Sehingga buah kelapanya lebih segar dan rasa air dogannya lebih manis.

Beberapa konsumen Marhum bayak yang merasa puas dengan dogan yang dijual pria asal Jawa ini.

Marhum mengaku selain memilih dogan yang baik, dia juga tidak menjual dogan yang dagingnya sudah keras.

“Kalau ada daging kepala yang sudah agak keras saya buang di sana,” katanya sambil menunjuk mobil pickup miliknya, tempat dia mengumpulkan kulit kelapa.

Marhum sendiri berjualan di pasir putih sebelum SPBU Persijam, tepatnya di seberang jalan Lorong Haji Kamil.

Satu bungkus es doganya hanya dijual Rp 10 ribu, baik yang murni maupun yang sudah dicampur sirup. (Tribunjambi.com / M Yon Rinaldi ).

Baca juga: Kisah Penjual Dogan di Kota Jambi Ini Bikin Dagangan Laris Sampai 80-an Dogan per Hari

Baca juga: Korean Street Food Digemari di Kota Jambi, Toppoki Cio Laris Manis Saat Pandemi

Baca juga: UMKM Jambi: Pempek Bakar Sudah Mulai Langka, Hanya Ada Tiga Penjual di Kota Jambi

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved