Irjen Rudy Sufahriadi Dipercaya Kapolri Lagi Jadi Kapolda Sulteng Untuk Kedua Kali
Irjen Rudy Sufahriadi sebelumnya dicopot dari posisi Kapolda Jawa Barat, dimutasi menjadi Widyaiswara. Kini ditunjuk lagi jadi Kapolda Sulteng
TRIBUNJAMBI.COM - Nama Irjen Rudy Sufahriadi kembali mencuat. Irjen Rudy Sufahriadi sebelumnya dicopot dari posisi Kapolda Jawa Barat.
Kini, Irjen Rudy Sufahriadi menjadi sorotan. Ia ditunjuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolda Sulteng.
Irjen Rudy Sufahriadi dicopot dari Kapolda Jawa Barat buntut dari kerumunan acara Rizieq Shihab di Megamendung.
Setelah dicopot, Irjen Rudy Sufahriadi Rudy dimutasi menjadi Widyaiswara Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Irjen Rudy Sufahriadi menggantikan posisi Irjen Pol Abdul Rakhman Baso yang dimutasi dari jabatannya dalam rangka pensiun.
Rotasi itu berdasarkan surat telegram bernomor ST/1701/VIII/KEP/2021 tertanggal 25 Agustus 2021. Surat itu ditandatangani oleh As Kapolri Bidang SDM Irjen Pol Wahyu Widada atas nama Kapolri.
Ditunjuknya Irjen Rudy Sufahriadi menjadi Kapolda Sulteng dibenarkan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono.
Surat ditandatangani pada 25 Agustus 2021. "Iya benar (surat telegram, Red)," katanya, Rabu (25/8/2021).
Isi surat telegram itu, Irjen Pol Rudy Sufahriadi sebelumnya menjabat sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Sespim Lemdiklat Polri.
Irjen Pol Abdul Rakhman Baso akan mengisi jabatan perwira tinggi Korbrimob Polri dalam rangka pensiun.
Jabatan Widyaiswara Kepolisian Utama Sespim Lemdiklat Polri akan dijabat Brigjen Pol Eddy Hartono yang sebelumnya perwira tinggi Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri.
Selain Irjen Rudy Sufahriadi menjadi Kapolda Sulteng, total ada 98 perwira tinggi dan menengah yang juga dirotasi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
Dua Kali Jabat Kapolda Sulteng
Irjen Rudy Sufahriadi bukan orang sembarangan. Ia akrab disapa Rudy Gajah.
Pernah bergabung dalam satuan elite pemberantas teroris, Densus 88 Antiteror Polri.
Irjen Rudy Sufahriadi sempat juga bertugas di Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
Karirnya pada 2005 ditunjuk menjadi Kapolres Poso, Sulawesi Tengah.
Irjen Rudy Sufahriadi pernah menjabat Kapolda Sulteng pada 2016-2018.
Bukan Orang Sembarangan
Irjen Rudy Sufahriadi lahir di Cimahi, Jawa Barat, pada 23 Agustus 1965 silam.
Pada 2005 ditunjuk menjadi Kapolres Poso, Sulawesi Tengah. Dua tahun di Poso, Rudy ditarik ke Jakarta.
Irjen Rudy Sufahriadi pernah menjadi Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada 2007.
Serta menjadi Kepala Densus 88 Anti-Teror Polda Metro Jaya pada 2007.
Setelah itu Irjen Rudy Sufahriadi diangkat menjadi Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara pada 2009.
Pernah menjadi Perwira Menengah Densus 88 Anti-Teror Polri pada 2010.
Pernah juga menjadi Direktur Pembinaan Kemampuan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) pada 2010 sampai 2016.
Ikut perburuan kelompok Santoso
Saat 2016 sampai 2018 menjadi Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Rudy Sufahriadi juga terlibat dalam perburuan kelompok Santoso, yaitu Operasi Tinombala.
Setelah menjadi Kapolda Sulawesi Tengah, ia diangkat menjadi Kepala Korps Brimob Polri pada 2018.
Tahun berikutnya, Irjen Rudy Sufahriadi diangkat menjadi asisten operasi Kapolri.
Setelah itu, Irjen Rudy Sufahriadi menjadi Kapolda Jawa Barat pada 26 April 2019.
Tak hanya berhasil menangani kasus terorisme, ia juga sempat berkarier di Brimob.
Sejak lulus dari Akademi Kepolisian pada 1988, Rudy Sufahriadi memang mengawali kariernya sebagai komandan peleton Brimob.
Hingga 2004, ia bertugas di Brimob Polri sampai akhirnya pada 2005, ia pun ditunjuk jadi Kapolres Poso.
Tak heran, ketika menjadi Kapolda Sulawesi Tengah, Rudy Sufahriadi turun paling depan dalam perburuan kelompok Santoso.
Irjen Rudy Sufahriadi memang sudah mengenal seluk beluk Poso sejak menjadi Kapolres Poso.
Saat jadi Kapolres Poso, ia bahkan dikabarkan memang pernah jadi sasaran teroris.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Siapa Irjen Rudy Sufahriadi, Dua Kali Dipercaya Jadi Kapolda Sulteng ?
Baca juga: Irjen Rudy Sufahriadi Bukan Orang Sembarangan, Dicopot Kapolri, Punya Pengalaman Tangkap Teroris
Baca juga: Kapolri Gelar Mutasi Besar-Besaran, 3 Peraih Adhi Makayasa Digeser ke Posisi Lebih Baik,Ini Sosoknya
Baca juga: Kapolri Copot Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat