Irjen Rudy Sufahriadi Dipercaya Kapolri Lagi Jadi Kapolda Sulteng Untuk Kedua Kali
Irjen Rudy Sufahriadi sebelumnya dicopot dari posisi Kapolda Jawa Barat, dimutasi menjadi Widyaiswara. Kini ditunjuk lagi jadi Kapolda Sulteng
Irjen Rudy Sufahriadi sempat juga bertugas di Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
Karirnya pada 2005 ditunjuk menjadi Kapolres Poso, Sulawesi Tengah.
Irjen Rudy Sufahriadi pernah menjabat Kapolda Sulteng pada 2016-2018.
Bukan Orang Sembarangan
Irjen Rudy Sufahriadi lahir di Cimahi, Jawa Barat, pada 23 Agustus 1965 silam.
Pada 2005 ditunjuk menjadi Kapolres Poso, Sulawesi Tengah. Dua tahun di Poso, Rudy ditarik ke Jakarta.
Irjen Rudy Sufahriadi pernah menjadi Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada 2007.
Serta menjadi Kepala Densus 88 Anti-Teror Polda Metro Jaya pada 2007.
Setelah itu Irjen Rudy Sufahriadi diangkat menjadi Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara pada 2009.
Pernah menjadi Perwira Menengah Densus 88 Anti-Teror Polri pada 2010.
Pernah juga menjadi Direktur Pembinaan Kemampuan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) pada 2010 sampai 2016.
Ikut perburuan kelompok Santoso
Saat 2016 sampai 2018 menjadi Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Rudy Sufahriadi juga terlibat dalam perburuan kelompok Santoso, yaitu Operasi Tinombala.
Setelah menjadi Kapolda Sulawesi Tengah, ia diangkat menjadi Kepala Korps Brimob Polri pada 2018.
Tahun berikutnya, Irjen Rudy Sufahriadi diangkat menjadi asisten operasi Kapolri.