Militer Indonesia

Ternyata Pasukan Gurkha Pernah Dikalahkan Kopassus di Pedalaman Kalimantan

Artikel ini membahas pertemuan antara Kopassus dan pasukan Gurkha di hutan pedalaman Kalimantan

Editor: Heri Prihartono
Kolase/Tribunjambi.com
Kopassus Vs Gurkha kala Indonesia berkonflik dengan Malaysia 

TRIBUNJAMBI.COM - Berikut kisah  duel Komando Pasukan Khusus atau Kopassus dalam menghadapi pasukan Gurkha di hutan Kalimantan.

Duel Gurkha vs Kopassus terjadi pedalaman hutan Kalimantan saat memanasnya hubungan  Indonesia dan  Malaysia.

Saat itu Gurkha  membantu Inggris dan Malaysia untuk menghadapi Indonesia.

Tentara Gurkha, satu diantara pasukan elite paling berbahaya dan ditakuti di dunia.

 Pasukan Gurkha mengabdi kepada Kerajaan Inggris sebagai sebuah resimen atau tentara bayaran.

Walau sekadar tentara bayaran saja, namun kiprah mereka ditakuti lawan dan kawan.

Namun, Indonesia pun harus berbangga hati karena pasukan mengerikan ini pernah dikalahkan oleh RPKAD yang saat ini bernama Kopassus saat konfrontasi Indonesia-Malaysia.

Mereka terkenal sebagai tentara bayaran yang sangat berani, sangar, dan juga loyal yang pernah ada.

Negara mana pun yang memakai jasa mereka, seakan sudah menerima jaminan menang. Saking berprestasinya pasukan asal Nepal ini.

Salah satu ciri khas tentara Gurkha ini adalah selalu membawa sebilah pisau kukri.

Menurut kebiasaan, setiap kukri terhunus harus ada darah yang tumpah.

"Mereka adalah salah satu yang terbaik yang bisa ditawarkan Singapura," kata Tim Huxley, pakar International Institute for Strategic Studies (IISS) seperti dilansir ABC News.

Pernah Duel hadapi Kopassus

Kopassus sudah pernah pula berhadapan dengan pasukan gabungan Inggris dan Gurkha dalam Operasi Dwikora (1964) yang berlangsung di Kalimantan Utara.

Dalam suatu pertempuran yang sangat sengit di daerah Munti, pasukan TNI yang terdiri dari dua peleton anggota Yonil Linud 328 Kostrad di bawah pimpinan Serma M Darto berhasil menewaskan sekitar 25 personel pasukan lawan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved