Breaking News:

Pemkot Sungai Penuh Tarik Diri dari Gelaran Tour de Singkarak 2021, Mengapa?

Pemerintah Kota Sungai Penuh memutuskan untuk menarik diri dari gelaran Tour de Singkarak 2021. Pandemi Covid-19 menjadi alasan utama.

Penulis: Herupitra | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi.com/Zulkifli
Balap Sepeda Tour de Singkarak 2019 di Jambi. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra 

TRIBUNJAMBI.COM,SUNGAI PENUH - Pada event Internasional balap sepeda Tour de Singkarak (TdS) pada tahun 2021 ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh, menarik diri untuk terlibat sepenuhnya dalam kegiatan TdS.

Meski begitu, para peserta balap sepeda tetap akan melintasi Kota Sungai Penuh

Hal itu diakui oleh Wali Kota Sungai Penuh, Ahmadi Zubir, ditemui diruang kerjanya, Rabu (25/08).

Ia mengatakan, bahwa untuk jadwal TdS di Kota Sungai Penuh ditiadakan pada tahun 2021.

"Kita Sungai Penuh tidak ada star dan finisnya, seperti sebelumnya hanya perlintasan. Tapi TdS tetap akan melintasi Kecamatan yang ada di Kota Sungai Penuh," ujarnya. 

Mengingat lanjutnya, saat ini pandemi Covid-19 masih berlangsung. Tentunya finis dan star tentu mengerahkan banyak orang dan memicu kerumunan. 

Selain itu lanjutnya, anggaran untuk melaksanakan kegiatan TdS di Kota Sungai Penuh, tentu membutuh biaya besar, tidak sesuai dengan kondisi anggaranya saat ini yang banyak difokuskan untuk penanganan Covid-19

"Dana yang kita keluarkan untuk TdS cukup besar, apalagi dengan kondisi anggaran kita lebih banyak tersedot ke penganganan Covid-19, jadi kami putuskan hanya melintas saja," tandasnya.(*)

Baca juga: Jadwal Perpanjangan PPKM Level 3 Kota Sungai Penuh, Berakhir September

Baca juga: Pilkades Serentak di Batanghari Resmi Ditunda, Ini Jadwal Terbaru

Baca juga: Pemprov Jambi Siapkan Rp 1,2 Miliar untuk Bangun Sekretariat HMI dan PMII Jambi, Tahun Ini Dibangun

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved