Jenazah Ditelantarkan di Pemakaman

Jenazah Pasien Covid-19 Terlantar, Dewi Wadir RSUD Raden Mattaher Sebut Miss Komunikasi

Media sosial tengah dihebohkan dengan video jenazah pasien Covid-19 yang diduga ditelantarkan pihak rumah sakit di pemakaman.

Penulis: Monang Widyoko | Editor: Teguh Suprayitno
tribunjambi/Rara Khushshoh Azzahro
Pemakaman Bumi Langgeng di Paal 13 Muaro Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Media sosial tengah dihebohkan dengan video jenazah pasien Covid-19 yang diduga ditelantarkan pihak rumah sakit di pemakaman.

Pihak RSUD Raden Mattaher pun angkat bicara mengenai jenazah yang viral di Instagram tersebut.

Dewi, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Raden Mattaher Jambi mengatakan, terjadi miss komunikasi antara pihak keluarga, Satgas Covid-19 Kota Jambi dan pihak RSUD Raden Mattaher.

Pasalnya pihak rumah sakit selama ini hanya bertugas memulasaran jenazah Covid-19 dan tidak mengantarkannya sampai ke pemakaman.

Dewi mengatakan, saat rapat bersama dengan Satgas Covid-19 Kota Jambi, pihak Satgas Kota mengatakan kuwalahan mengurusi jenazah Covid-19 yang semakin meningkat.

Sehingga dari hasil rapat tersebut, jenazah Covid-19 tidak lagi dijemput oleh tim satgas, melainkan langsung diantar ke lokasi pemakaman oleh rumah sakit sejak Agustus ini.

"Ini kali pertama kami menghadapi ini. Pengantaran jenazah Covid-19 biasanya ke TPU Pusara Agung untuk jenazah muslim. Di sana pihak yang memakamkan dari Satgas Covid-19 Kota Jambi sudah siap dan langsung menguburkan," ungkapnya saat dikonfirmasi Tribun Jambi, Jumat (20/8/2021) malam.

Namun, kali ini pihaknya mengantarkan jenazah Covid-19 non muslim yang diantarkan ke Bumi Langgeng.

Lanjut Dewi, pihaknya telah menelpon Satgas Covid-19 Kota Jambi mengenai jenazah ini.

"Oleh petugas Satgas, dikatakan pihaknya hanya melayani pemakaman di TPU Pusara Agung. Sedangkan untuk di Bumi Langgeng langsung oleh yayasan atau pihak gereja jika itu Kristen maupun Katolik," katanya.

Ia pun menegaskan, sebenarnya pihaknya tidak menelantarkan justru pihak Raden Mattaher membantu mengantarkan jenazah ke pemakaman.

"Kami tidak menelantarkan jenazah. Kami justru mengantarkan jenazah ke pemakaman. Kami juga tidak memiliki petugas pemakaman di rumah sakit," ujarnya.

Baca juga: Jenazah Pasien Covid-19 Diduga Ditelantarkan, Dirut RSUD Raden Mattaher: Itu Tugas Satgas

Baca juga: VIDEO Jenazah Pasien Covid-19 di Kota Jambi Diduga Ditelantarkan di Pinggir Jalan

Ia menyebutkan, adanya kemungkinan miss komunikasi antara pihak keluarga dan pihak pemakaman di Bumi Langgeng.

"Kami telah berkomunikasi dengan petugas pemakaman satgas kota. Sebelum video itu viral, kami berkomunikasi bahwa ada jenazah Covid-19 yang akan ke Bumi Langgeng," ucapnya.

Ia menyatakan, RSUD Raden Mataher sudah melaksanakan tugas sesuai tupoksinya.

"Kami sudah melakukan menjalankan sesuai tupoksinya. Hanya saja rumah sakit tidak sampai memasukan jenazah Covid-19 ke liang kubur. Di rumah sakit tidak ada protapnya sampai menguburkan. Itu menjadi bagiannya dinas Perkim," tambahnya.

(Tribunjambi.com/Widyoko)

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved